Dewan Jatim Minta Sekolah Tatap Muka Dibuka
Dewan Jatim Minta Sekolah Tatap Muka Dibuka
Beberapa waktu lalu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur melakukan reses ke berbagai wilayah untuk bertemu dengan konstituen. Salah satu yang diminta adalah, kembali dibukanya pembelajaran tatap muka.
Anggota Komisi A DPRD Jatim, Bayu Erlangga mengungkapkan, permintaan pembelajaran tatap muka adalah keluhan hampir seluruh masyarakat yang ditemui. Mereka meminta kepada Pemprov, agar tidak hanya tingkat SMA, tetapi juga SMP, SD, dan TK.
"Dari harapan masyarakat Jawa Timur, pendidikan secara langsung, secara tatap muka, segera di awal tahun 2021, untuk dimulai kembali," ujarnya, Selasa (17/11/2020).
Diungkapkannya, masyarakat menyampaikan bahwa sekolah daring atau sekolah secara online, membutuhkan banyak biaya, seperti ketersediaan handphone atau gadget, serta biaya untuk membeli pulsa atau kuota data.
"Karena apa? biaya pendidikan sekarang sangat mahal sekali, karena berkaitan dengan kuota, pulsanya," katanya.
DPRD Jatim sendiri mengakui melakukan evaluasi proses pembelajaran jarak jauh atau daring. Beberapa masalah yang menjadi pertimbangan antara lain, selain kuota, dan gadget, juga masalah jaringan. Karena tidak semua daerah, terdapat sinyal.










