Gus Iwan Dukung Usulan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk KH Abdul Chalim
Usulan terkait penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk KH Abdul Chalim Leuwimunding, ayahanda KH Asep Saifuddin Chalim, mendapat tanggapan posiftif dari berbagai kalangan. Salah satunya komentar dari DR Achmad Iwan Zunaih, salah satu pengurus PP Sunan Drajat, yang juga menjabat rektor Insud yang kebetulan juga anggota Komsi B, DPRD Provinsi Jatim dari fraksi Nasdem.
Usulan terkait penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk KH Abdul Chalim Leuwimunding, ayahanda KH Asep Saifuddin Chalim, mendapat tanggapan posiftif dari berbagai kalangan. Salah satunya komentar dari DR Achman Iwan Zunaih, salah satu pengurus PP Sunan Drajat, yang juga menjabat rektor Insud yang kebetulan juga anggota Komsi B, DPRD Provinsi Jatim dari fraksi Nasdem
Menurutnya, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Abdul Chalim Leuwimunding, sangat positif dan layak sekali bila mengingat karya besar dan prestasi beliau semasa hidupnya yang ditorehkan untuk bangsa ini. Utamanya peran dan kiprah beliau selama memperjuangkan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan.
“Pengusulan itu cukup bagus sekali, saya secara pribadi sangat mendukungnya. Sebab begitu banyak jasa jasa yang ditorehkan baik dalam pendirian Nahdlotul Ulama maupun jasa beliau nampak sekali dalam rangka memperjuangkan kemerdekaan bangsa kita. Beliau sangat terkenal sebagai mentor politik dan mentor strategi perang yang ulung. Beliau juga memiliki satu capability sebagai ahli lobbying handal dan sangat bagus sekali. Terutama, kemampuan beliau dalam menedam gejolak pergerakan DI TII Jawa Barat. Kapabilitas luar biasa beliau ini dilakukan dalam rangka kemerdekaan bangsa kita. Sehingga menurut saya, beliau sangat layak untuk menerima anugerah gelar Pahlawan Nasional” ujar Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim ini.
Seperti diketahui, upaya untuk meraih gelar tersebut, para tokoh ulama hingga sejarawan hadir di gedung Islamic Center Surabaya, untuk membedah perjuangan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) asal Majalengka, Jawa Barat ini. Acara digelar dalam bentuk seminar pengusulan KH Abdul Chalim Leuwimunding, pada Sabtu (29/4/2023).
Menurut Gus Ghofirin, ketua panitia, ini merupakan seminar kali ketiga, setelah sebelumnya diselenggarakan seminar serupa pada hari pada hari Kamis, 30 Maret 2023 di Gedung Yudha Abdi karya Pemkab Majalengka, dan pada hari Selasa, 18 April 2023 di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V Lantai 2, Senayan, Jakarta Pusat.
Pada seminar yang diikuti 500 peserta, yang terdiri dari berbagai unsur diantaranya sejarahwan, ulama, akademisi, birokrat, dan masyarakat umum dan beberapa tokoh seperti Nyai Hj Machfudhoh-putri pertama KH Wahab Chasbullah cucu KH Hasyim Asyari, putranya KH Hasan Dipo hingga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.










