Kekeringan Tak Kunjung Akhir, Beberapa Kecamatan di Malang Digerojok Air Bersih
Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Jajuk Rendra Kresna mengatakan bahwa sekarang meski saat ini masuk musim penghujan, namun di sejumlah daerah di Malang masih mengalami kekeringan.
Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Jajuk Rendra Kresna
mengatakan bahwa sekarang meski saat ini masuk musim penghujan, namun
di sejumlah daerah di Malang masih mengalami kekeringan.
Dari catatan BPBD setempat diketahui ada beberapa kecamatan di
kabupaten Malang masih mengalami kekeringan. Tiga kecamatan tersebut
antara lain Kecamatan Singosari, Kecamatan Jabung, Kecamatan
Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Donomulyo, dan Kecamatan Kalipare.
"Warga di wilayah tersebut membutuhkan air bersih. Saya berharap
dropping air bersih dari BPBD Jawa Timur atau BPBD setempat terus
menggelontorkan kebutuhan air bersih,"jelas politisi NasDem ini, senin
(11/12/2023).
Jajuk mengatakan berdasarkan hasil kaji cepat pada Agustus 2023 lalu,
BPBD Kabupaten Malang sempat mencatat ada 18 desa di 9 kecamatan yang
rawan mengalami bencana kekeringan. Desa-desa yang rawan tersebut
mayoritas adalah yang pernah mengalami kejadian serupa pada 2019 lalu,
termasuk di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan Donomulyo, Lawang,
dan daerah lainnya.
Jajuk lalu merinci dropping air bersih dilakukan BPBD setempat
diantaranya 6 desa itu meliputi Desa Kedungbanteng, Kecamatan
Sumbermanjing Wetan yang didroping air hingga 756.000 liter. Kemudian,
Desa/Kecamatan Sumbermanjing Wetan sudah mendapatkan droping air
bersih 800.000 liter.
"Kemudian, Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, 220.000
liter air bersih, Desa/Kecamatan Kalipare, 390.000 liter air bersih,
Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing wetan, 250.000 liter air bersih
dan Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo 555.000 Liter air
bersih,"tandasnya.










