Komisi B Apresiasi Kinerja Dishut Provinsi Jawa Timur
Kab. Malang - Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Alyadi Mustofa mengapresiasi capaian kinerja Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Hal ini disampaikan dalam Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur ke Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Malang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur di Malang, Selas (14/5/2024).
Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Alyadi Mustofa mengapresiasi capaian kinerja Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Hal ini disampaikan dalam Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur ke Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Malang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur di Malang, Selas (14/5/2024).
“Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur merupakan mitra Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur yang merupakan salah satu OPD yang kita banggakan karena begitu luas dan banyaknya tugas tanggungjawab di Jawa Timur walaupun pada situasi anggaran yang tidak memadai namun demikian selama kami melakukan monitoring di beberapa cabang dinas di Jawa Timur secara umum Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur cukup baik dan itu patut diapresiasi,” ujar Alyadi.
Menurut Politisi asal Partai Kebangsaan Bangsa ini Dinas Kehutanan memiliki keunggulan dalam pemetaan prioritas penanganan teknis dengan kewenangan mereka yang cukup luas.
“Komisi B secara intens memberikan dukungan kepada Dishut Jatim dari sisi kinerja seperti yang saya sampaikan tadi Dishut Jatim sangat baik kinerjanya. Dishut saat ini mampu memetakan dan mengarahkan program yang prioritas dengan ketersediaan dana, betul-betul diarahkan kepada program yang prioritas dan itu yang nyata dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
“Dengan terobosan-terobosan yang mereka miliki mereka sangat baik mengatasi permasalahan didaerah wilayah kewenangannya,” imbuhnya.
Alyadi berpendapat Dishut Jawa Timur juga sangat baik dalam penanganan saat masa krisis bencana kebakaran Hutan di Jawa Timur terjadi. “Dinas Kehutanan memiliki 10 cabang dinas kehutanan hampir setiap bulan kami di Komisi B melakukan monitoring yang menjadi persoalan klasik ya itu tadi keterbatasan anggaran yang diberikan oleh pemerintah provinsi. Namun kami percaya dari sisi SDM Dinas Kehutanan sangat memadahi sekali sangat baik sekali . Salah satu buktinya adalah konsentrasi Dishut dalam penanganan kebakaran hutan yang belakangan sering sekali terjadi melalui rehabilitas yang harus segera dilakukan ditengah minimnya anggaran namun bisa dilakukan dengan sangat baik dan cepat,” pangkas Alyadi.










