Puskesmas di Jawa Timur Layak Diberi Dokter Spesialis
Agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sampai daerah terpencil, saatnya di setiap puskesmas di Jawa Timur idealnya diberi satu dokter spesialis yang berjaga selama 24 jam.
Agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sampai daerah terpencil, saatnya di setiap puskesmas di Jawa Timur idealnya diberi satu dokter spesialis yang berjaga selama 24 jam.
Menurut anggota komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas mengakui kalau kebutuhan dokter spesialis di Jawa Timur tidak sebanding dengan input yang dihasilkan." Harus ada dana besar untuk menempuh spesialis,"jelasnya, selasa(12//11/2024).
Politisi PKS ini mengatakan setiap puskesmas idealnya ditingkatkan pelayananannya dengan keberadaan dokter spesialis. "Yang terpenting dokternya yang ada di puskesmas itu berjaga 24 jam mengingat puskesmas adalah ujung tombak terdepan dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat di daerah, "jelasnya.
Yang menjadi masalah sekarang ini, pria asal Malang ini, remunerasi para dokter yang berjaga di puskesmas tidak sesuai dengan yang diharapkan." Harus ada regulasi mengkoridori terkait proses dokter spesialis sehingga antara output yang dihasilkan sekolah pendidikan dengan proses pendidikan spesialis itu sepadan. Tidak dipersulit dan dipermudah dengan menjaga kualitas,"jelasnya.
Menteri kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut ketersediaan dokter spesialis di Indonesia termasuk Jawa Timur masih jauh dari ambang batas minimum yang dibutuhkan.
Idealnya, rasio kebutuhan dokter spesialis dengan jumlah penduduk di Jatim adalah 0,17 per seribu.“Yang dibutuhkan sekitar 10.994, namun yang ada 6.675. Sehingga masih kurang 4.300 dokter spesialis khusus Jawa Timur aja,” kata Budi, beberapa waktu lalu.










