gerbang baru nusantara

Pemerintah Bangun 20 Ribu Rumah Untuk Guru, Sri Untari: Kurang

Keputusan pemerintah yang menyiapkan 2000 lebih rumah untukguru di nilai kurang. Pasalnya, jumlah tersebut tidak sesuai dengan jumlah guru yang ada sekarang ini.

Try Wahyudi
Selasa, 11 Maret 2025
Bagikan img img img img
ketua komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno

Keputusan pemerintah yang menyiapkan 2000 lebih rumah untukguru di nilai kurang. Pasalnya, jumlah tersebut tidak sesuai dengan jumlah guru yang ada sekarang ini.

"Secara prinsip rencana pemerintah itu positif. Namun, dilihat jumlah yang ada tentunya hal tersebut sangat kurang,"ungkap ketua komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno, selasa (11/3/2025).

Menurut mantan ketum Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia) ini, dilihat dari jumlah guru yang ada, yang belum memiliki rumah jauh lebih banyak daripada yang sudah punya rumah."Kalau disiapkan rumah cuma 20 ribu sesuai rencana pemerintah dan dibagi se Indonesia, tentunya sangatlah kurang, "ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Sekretaris PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengatakan perlu ada penjelasan dari pemerintah untuk strategi pendistribusian dari rumah yang diperuntukkan para guru tersebut.

"Apakah di taruh disatu propinsi atau dibloking per propinsi. Tak hanya itu, metode pembayarannya diangsur atau diberi subsidi,"jelas wanita asal Malang ini.

Sri Untari mengatakan untuk realisasi perlu kajian yang lebih mendalam mengingat jumlah guru di Indonesia sangat banyak termasuk guru swasta." Perlu diperjelas juga sumber dananya mengingat sekarang ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran,"tuturnya.

Kalau nantinya direalisais, sambung dia, dirinya mengira pembiayaan tersebut bisa jadi diikutkan program donasi dari beberapa negara lain yang akan membantu membangun 3 juta rumah sehingga tidak mengurangi anggaran para guru untuk memiliki rumah tersebut,"jelasnya.

Kemendikdasmen berencana membangun 20 ribu rumah untuk guru.Pembangunan rumah ini diharapkan dalam menambah produktivitas guru dalam memberi ilmu kepada murid.Guru yang akan menerima rumah subsidi ini akan ditemukan datanya oleh BPS dan berkoordinasi dengan Kemendikdasmen. Pembangunan rumah ini juga merupakan kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

"Rumah untuk guru ini ditargetkan 20.000 unit rumah. Mudah-mudahan dapat membantu para guru agar lebih semangat dalam bekerja dan lebih fokus karena masih banyak guru yang belum mempunyai rumah layak huni sesuai keinginan Presiden Prabowo yang sangat perhatian dengan guru di Indonesia," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu