Jalur Cangar-Pacet Sudah Dibuka 24 Jam, Inikata DPRD Jatim
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Siadi mengatakan harapannya masyarakat untuk segera menikmati jalur Cangar- Pacet yang sempat terputus beberapa waktu lalu akibat longsor akhirnya tercapai. Pasalnya, pemerintah sudah membuka kembali jalur tersebut dan bahkan mengoperasikannya selama 24 jam.
Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Siadi mengatakan harapannya masyarakat untuk segera menikmati jalur Cangar- Pacet yang sempat terputus beberapa waktu lalu akibat longsor akhirnya tercapai. Pasalnya, pemerintah sudah membuka kembali jalur tersebut dan bahkan mengoperasikannya selama 24 jam.
"Alhamdulillah sudah beroperasi dan bahkan bisa digunakan selama 24 jam,"ujar politisi Golkar ini, Jumat (13/6/2025).
Menurutnya,Secara keseluruhan, imbuhnya kondisi jalan baik dan dinyatakan aman untuk dilalui. Pengecekan ini dimulai dari pengerjaan TPT (Tembok Penahan Tanah) sisi barat, TPT sisi timur, trucuk bambu, guard rail, pipanisasi saluran air, EWS (Early Warning System) Longsor, penanaman tumbuhan (vertiver, matoa & petai) untuk penahan tanah dan peningkatan kualitas jalan serta pemasangan PJU (Penerangan Jalan Umum).
“Namun dengan catatan akan dilakukan buka tutup sementara oleh Tahura & Polsek Pacet apabila ada peringatan curah hujan tinggi atau kondisi membahayakan lainnya,” ungkapnya.
Siadi menghimbau meski sekarang sudah beroperasi 24 jam, dirinya minta masyarakat untuk selalu aktif memantau kondisi cuaca. Ini diperlukan karena terkadang curah hujan tiba-tiba bisa tinggi sehingga dapat membahayakan keselamatan masyarakat yang berkendara terlebih di daerah yang rawan longsor.
“Meski jalur Cangar - Pacet sudah dibuka, masyarakat tetap diimbau aktif memantau informasi cuaca untuk mengantisipasi potensi bahaya bencana,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jalur Cangar-Pacet mulai ditutup sejak 3 April 2025 lalu saat terjadi longsor di kawasan tersebut. Jalur Cangar-Pacet ini sempat dilakukan sistem buka tutup seiring dengan penyelesaikan perbaikan.
Pembukaan jalur yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang ini telah dibuka setelah rampungnya seluruh perbaikan jalan dan terasering pasca bencana longsor. Serta telah melalui asesmen dari Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Pemprov Jawa Timur.










