Reses III 2025, Adam Rusydi Bahas Beasiswa, Jalan Rusak, dan Pertanian di Krian
Adam Rusydi menyerap aspirasi warga Krian terkait beasiswa, jalan rusak, dan perbaikan irigasi dalam Reses III DPRD Jatim 2025. Aspirasi ini akan dikawal untuk masuk dalam pembahasan APBD 2026.
KRIAN, SIDOARJO — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Adam Rusydi, menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (reses) di Desa Junwangi, Kecamatan Krian, dalam rangkaian Reses III DPRD Jatim yang berlangsung pada 17–24 November 2025. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Junwangi, Syatra Iksandra, S.T., serta ratusan warga dari berbagai kelompok masyarakat.
Beasiswa untuk Pelajar hingga Mahasiswa
Pada kesempatan ini, Adam Rusydi—Ketua Komisi C DPRD Jatim dan Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo—memaparkan kinerjanya selama dua periode menjabat. Ia juga menyampaikan program beasiswa bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa.
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah lembaga pendidikan swasta, salah satunya Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Upaya ini sejalan dengan komitmen DPRD Jatim dalam memperkuat akses pendidikan dan bantuan sosial pendidikan kepada masyarakat
(Baca Selengkapnya: Aduan masyarakat pada reses sebelumnya terkait dukungan dana pendidikan)
(Baca Selengkapnya: Penguatan program beasiswa di Jatim)
(Baca Selengkapnya: Pernyataan DPRD Jatim tentang manfaat beasiswa dan dukungan pendidikan bagi masyarakat)
Nasib Guru Masih Jadi PR, Adam Janji Kawal Kesejahteraan
Adam juga menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik yang dinilai masih jauh dari layak. Ia menegaskan bahwa DPRD Jatim akan terus mengawal peningkatan kesejahteraan guru melalui kebijakan yang tepat.
Aspirasi Warga: Jalan Rusak dan Titik Rawan Kecelakaan
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan keluhan mengenai jalan berlubang, banjir, serta banyaknya kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak layak.
Adam menegaskan bahwa persoalan keselamatan pengguna jalan akan menjadi fokus.
Ia meminta agar seluruh titik rawan segera dipetakan untuk dipasang rambu peringatan dan dilakukan perbaikan oleh pihak terkait.
Keluhan Petani: Irigasi dan Plengsengan Jebol
Selain masalah pendidikan dan infrastruktur jalan, warga juga mengadukan rusaknya sejumlah plengsengan serta irigasi yang mengganggu distribusi air persawahan. Warga berharap Desa Junwangi bisa menjadi desa swasembada pangan, tetapi kerusakan irigasi menjadi hambatan utama.
Adam meminta agar proposal perbaikan segera disusun untuk difasilitasi melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Reses sebagai Ruang Aspirasi Warga
Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Jatim itu menegaskan bahwa hasil reses akan menjadi bahan rekomendasi dalam penyusunan kebijakan daerah dan penganggaran APBD Tahun Anggaran 2026.
“Tujuan reses adalah memastikan setiap keluhan masyarakat menjadi acuan penting dalam perumusan kebijakan daerah serta penyusunan APBD tahun depan,” ujarnya.










