gerbang baru nusantara

Lilik Hendarwati Dukung Keberlanjutan Bantuan untuk Marbot dan Imam Masjid di Surabaya

Lilik Hendarwati saat reses di Bulak Surabaya mendukung keberlanjutan bantuan bagi marbot dan imam masjid karena dinilai berdampak langsung bagi pelayanan masyarakat.

Wanto
Rabu, 19 November 2025
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jatim Lilik Hendarwati saat menyerap aspirasi warga dalam kegiatan reses di Surabaya, Rabu (19/11/2025).

SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Jatim I Kota Surabaya yang juga Ketua Fraksi PKS, Lilik Hendarwati, menggelar kegiatan reses di RW IV, Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya pada Selasa, (19/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, ia menerima sejumlah aspirasi warga mengenai pentingnya keberlanjutan program bantuan bagi marbot dan imam masjid, termasuk guru ngaji.

Aspirasi seperti ini sebelumnya juga sering muncul di wilayah lain yang ia kunjungi, termasuk dalam reses-reses sebelumnya.

(Baca Selengkapnya: Permohonan bantuan untuk tempat ibadah penah mengemuka dalam reses Lilik Hendarwati)


 

DPRD Jatim Dukung Program yang Berdampak Langsung kepada Masyarakat

Lilik menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur, termasuk Fraksi PKS, mendukung penuh program yang menyentuh masyarakat dan memberikan dampak positif.

“Pada prinsipnya, semua program yang menyentuh masyarakat, memberikan bantuan, dan berdampak positif tentu kami sebagai Dewan sangat mendukung,” ujar Lilik seusai reses.

Ia menambahkan bahwa meski program bantuan bagi marbot dan imam masjid bukan kegiatan rutin tahunan, dirinya tetap mendorong agar minimal dapat terlaksana sekali dalam setahun agar kebermanfaatannya dapat terus dirasakan.


 

Program Bantuan Pernah Menjangkau Lebih dari 400 Penerima

Lilik menjelaskan bahwa pada tahun 2023–2024, program bantuan bagi marbot dan imam masjid telah dijalankan bekerja sama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jawa Timur. Program tersebut merupakan bagian dari afirmasi kepada para pengurus masjid di berbagai wilayah.

“Saya mengambil untuk beberapa masjid, imam masjid, dan marbot di Surabaya. Waktu itu sekitar 200-an orang. Kalau tidak salah 200 imam dan sekitar 200 marbot,” jelasnya.

Program bantuan seperti ini sebelumnya juga dilakukan melalui skema fasilitas komunitas tempat ibadah.

(Baca Selengkapnya: Program serupa berupa penyaluran fasilitas masjid pernah dilakukan oleh Lilik Hendarwati pada awal tahun)


 

Bantuan Bernilai Signifikan dan Diapresiasi Penerima

Menurut Lilik, program bantuan marbot dan imam masjid sangat dirasakan manfaatnya karena nilai bantuannya cukup besar dan bersifat apresiatif kepada para pengurus tempat ibadah.

“Nilainya cukup membantu. Untuk imam kemarin Rp2,5 juta, sedangkan marbot Rp2 juta. Mereka cukup gembira dengan itu,” terangnya.

Lilik menegaskan bahwa apresiasi terhadap kinerja marbot dan imam masjid penting untuk dipertahankan, karena mereka memberikan pelayanan keagamaan langsung kepada masyarakat.

Program afirmatif semacam ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan kelompok masyarakat berperan sosial, sebagaimana dilakukan dalam program subsidi perumahan bagi guru ngaji dan dai.

(Baca Selengkapnya: Program bantuan kepada guru ngaji/dai melalui fasilitas subsidi perumahan)


 

Lilik Mendorong Keberlanjutan Program Apresiatif bagi Pengurus Masjid

Di akhir pernyataannya, Lilik kembali menegaskan bahwa ia mendorong keberlanjutan program yang memberi apresiasi terhadap pengabdian para marbot dan imam.

“Program yang memberikan apresiasi terhadap kinerja mereka sangat perlu. Saya sangat mendukung,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu