gerbang baru nusantara

Terpilih Tanpa Amplop, Khusnul Khuluk Tegaskan Politik Komitmen di Hari Desa Nasional

Khusnul Khuluk menegaskan politik tanpa amplop pada Hari Desa Nasional di Lumajang dengan bukti kerja nyata dan komitmen pembangunan desa.

Yuli Iksanti
Minggu, 18 Januari 2026
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jawa Timur, Khusnul Khuluk, menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Desa Nasional di Desa Ranuwurung, Kabupaten Lumajang.

Momentum Hari Desa Nasional di Lumajang

LUMAJANG — Peringatan Hari Desa Nasional yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Desa Ranuwurung, Kabupaten Lumajang, Ahad (18/01/2026), menjadi momentum penegasan politik nilai dan komitmen. Anggota DPRD Jawa Timur, Khusnul Khuluk, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat desa kepadanya dibangun tanpa praktik politik uang, melainkan melalui komitmen kerja yang dibuktikan dengan pembangunan nyata.

Kepercayaan Tanpa Politik Uang

Dalam sambutannya sebagai Ketua Panitia kegiatan, Khusnul Khuluk mengisahkan dukungan awal masyarakat Ranuwurung pada Pemilu 2014 yang diperolehnya tanpa amplop, hanya berbekal janji memperjuangkan kebutuhan dasar desa.

“Saya pertama kali mendapatkan suara di Desa Ranuwurung pada 2014, hanya di satu dusun, sekitar 450 suara di dua TPS, tanpa amplop. Perjanjiannya sederhana, jika terpilih, jalan desa harus dibangun,” ujar Khusnul.

Komitmen tersebut, menurutnya, langsung direalisasikan. Pembangunan jalan desa dilakukan bertahap sejak 2015 dan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat.

“Alhamdulillah, jalan dibangun pada 2015 sepanjang satu kilometer, lalu berlanjut di tahun berikutnya. Kepercayaan masyarakat itu dibalas dengan kerja nyata,” kata legislator PKS tersebut.

Politik Nilai dan Pembangunan Berkelanjutan

Kepercayaan warga Ranuwurung terhadap Khusnul Khuluk terus menguat. Pada Pemilu 2024, desa tersebut bahkan memberikan dukungan penuh kepada PKS hingga meraih suara 100 persen di tingkat provinsi.

“Ini bukan soal angka, melainkan hubungan. Jika wakil rakyat dan masyarakat saling memegang komitmen, politik bisa berjalan sehat,” tegasnya.

Prinsip keberpihakan kepada petani dan tata kelola desa yang berkeadilan juga konsisten ia suarakan dalam berbagai kesempatan.

Baca Selengkapnya: Desakan Khusnul Khuluk menindaklanjuti kenaikan harga gabah demi melindungi petani

Selain itu, Khusnul Khuluk aktif mendorong penyelesaian persoalan pertanian yang berdampak langsung pada ekonomi desa serta menekankan pentingnya pengawalan tata kelola pertanian secara menyeluruh.

Baca Selengkapnya: Dorongan Khusnul Khuluk dalam penanganan penumpukan tebu dan memperbaiki tata niaga 

Baca Selengkapnya: Desakan Khusnul Khuluk DPRD Jatim dalam mengawal tata kelola pertanian agar berpihak pada petani

Menurut Khusnul, Desa Ranuwurung menjadi bukti bahwa politik tanpa amplop bukan hanya mungkin, tetapi berkelanjutan jika diiringi konsistensi dan keberpihakan nyata kepada rakyat.

“Desa tidak butuh janji besar, desa butuh bukti. Politik tanpa amplop adalah jalan membangun kepercayaan itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu