gerbang baru nusantara

-jatim-jalan-provinsi-rusak.jpg Banyak Jalan Provinsi di Jatim Rusak, DPRD Minta Segera Diperbaiki

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Heri Ramadhan menyoroti banyaknya jalan provinsi di Jawa Timur yang rusak dan bergelombang menjelang mudik Lebaran 2026. Ia meminta Pemprov Jatim segera melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.

Try Wahyudi
Selasa, 24 Februari 2026
Bagikan img img img img
Heri Ramadhan menyoroti kerusakan sejumlah ruas jalan provinsi di Jawa Timur dan meminta pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menjelang mudik Lebaran 2026.

DPRD Jatim Soroti Kerusakan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026

SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Heri Ramadhan menyoroti kondisi sejumlah jalan provinsi di Jawa Timur yang dinilai memprihatinkan karena banyak mengalami kerusakan dan bergelombang.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terutama karena masyarakat akan segera memasuki masa mudik Lebaran 2026.

“Ini harus menjadi perhatian khusus dari Pemprov Jawa Timur untuk segera dilakukan perbaikan, mengingat saat ini kita sudah mendekati masa mudik Lebaran 2026,” ujar Heri, Selasa (24/02/2026).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyebut sebagian ruas jalan provinsi yang dikelola Pemprov Jatim mengalami kerusakan cukup serius sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Sejumlah Ruas Jalan Provinsi Dilaporkan Rusak

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar itu memaparkan beberapa ruas jalan di Jawa Timur yang perlu segera diperbaiki.

Salah satunya adalah Jalan Raya Pandean di Kecamatan Ngunut, yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Selain itu, jalur Pantura di wilayah Gresik juga dilaporkan mengalami kerusakan yang menimbulkan keluhan masyarakat.

“Kerusakan di sejumlah ruas jalan tersebut menimbulkan keluhan warga karena mengganggu aktivitas transportasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa beberapa ruas jalan di Kabupaten Jombang, terutama di kawasan Mojoagung dan Asemgede, mengalami kerusakan akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Selain itu, kerusakan jalan juga dilaporkan terjadi di wilayah Kencong serta ruas Kasian–Puger di Kabupaten Jember, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Menurutnya, di beberapa lokasi bahkan terdapat aksi warga yang menanam pohon pisang di jalan rusak sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur yang belum diperbaiki.

Perbaikan Infrastruktur Jalan Harus Diprioritaskan

Heri menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan provinsi di Jawa Timur harus menjadi prioritas pemerintah daerah guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Selain meningkatkan keselamatan lalu lintas, perbaikan jalan juga penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan jasa.

Ia juga mencatat bahwa di Kabupaten Sidoarjo terdapat sekitar 16 ruas jalan yang saat ini sedang dalam proses perbaikan setelah sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan.

“Perbaikan infrastruktur jalan harus dipercepat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat, terutama menjelang mudik Lebaran,” tegasnya.

Infrastruktur Jalan Jadi Aspirasi Utama Masyarakat

Permasalahan infrastruktur jalan memang menjadi salah satu aspirasi yang sering disampaikan masyarakat kepada DPRD Jawa Timur.

Keluhan terkait kerusakan jalan juga pernah disampaikan warga dalam kegiatan reses anggota DPRD Jatim, terutama terkait infrastruktur dan layanan publik di daerah Di wilayah lain, warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang belum merata sehingga DPRD Jatim turun langsung meninjau kondisi lapangan Selain itu, DPRD Jawa Timur juga melakukan monitoring pembangunan jalan di beberapa daerah untuk memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana

baca selengkapnya:

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu