Fraksi PDIP DPRD Jatim minta Dinas Kesehatan Jatim siapkan tenaga medis untuk pemudik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Dinas Kesehatan menyiagakan dokter dan perawat di jalur mudik Lebaran guna memastikan layanan kesehatan bagi pemudik berjalan optimal.
DPRD Jatim Dorong Kesiapan Layanan Kesehatan Saat Mudik
Surabaya — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPRD Jawa Timur meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiagakan dokter dan perawat di berbagai titik strategis selama arus mudik dan balik Lebaran.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, menilai langkah tersebut penting untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Timur.
Menurutnya, setiap musim mudik Lebaran selalu diiringi dengan lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari kelelahan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi medis darurat lainnya.
“Kami meminta Dinas Kesehatan menyiapkan dokter dan perawat yang siaga selama arus mudik dan balik Lebaran. Hal ini penting agar masyarakat yang melakukan perjalanan jauh tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat,” ujar Hari Yulianto pada Selasa (10/03/2026).
Posko Kesehatan Perlu Diperkuat di Jalur Mudik
Hari Yulianto menjelaskan bahwa kesiapan tenaga medis perlu diprioritaskan di posko-posko pelayanan kesehatan, terutama pada jalur utama mudik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, serta rest area.
Menurutnya, keberadaan tenaga medis di lapangan akan sangat membantu pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.
Selain menyiagakan tenaga medis, Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur juga mendorong pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pendukung seperti ambulans, obat-obatan, serta posko kesehatan yang mudah diakses masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus benar-benar siap, terutama di titik-titik yang menjadi jalur padat pemudik. Jangan sampai ketika terjadi kondisi darurat justru tenaga medis tidak tersedia,” tegasnya.
Upaya peningkatan pelayanan bagi pemudik sebelumnya juga menjadi perhatian DPRD Jawa Timur, termasuk imbauan agar petugas yang terlibat dalam pengamanan mudik tetap memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat
baca selengkapnya:
Koordinasi Lintas Sektor untuk Pelayanan Optimal
Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur juga menilai koordinasi lintas sektor perlu diperkuat, terutama antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya agar pelayanan kesehatan selama masa mudik Lebaran berjalan optimal.
Di sisi lain, berbagai elemen masyarakat juga turut berpartisipasi dalam memberikan pelayanan bagi pemudik, termasuk penyediaan posko layanan mudik di sejumlah wilayah Jawa Timur, Selain layanan kesehatan, DPRD Jawa Timur juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur mudik yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi
baca selengkapnya:
-
inisiatif penyediaan layanan posko mudik oleh berbagai pihak untuk membantu pemudik selama perjalanan
-
peringatan DPRD Jatim kepada pemudik agar mewaspadai jalur rawan kecelakaan atau jalur tengkorak saat arus mudik Lebaran
Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama pemudik nasional pada Lebaran tahun ini. Diperkirakan sekitar 24,90 juta orang atau sekitar 17,3 persen dari total pemudik nasional akan masuk ke wilayah Jawa Timur.










