gerbang baru nusantara

Berharap Gubernur Khofifah Larang Wanita Merokok

Berharap Gubernur Khofifah Larang Wanita Merokok

Nurul
Selasa, 05 Maret 2019
Bagikan img img img img

Berharap  Gubernur Khofifah Larang Wanita Merokok

Miris terhadap maraknya perempuan di Jawa Timur mengkonsumsi rokok, DPRD Jatim mendorong Gubernur Khofifah untuk membuat larangan merokok bagi kalangan wanita. Alasannya, merokok dapat merugikan kesehatan bagi wanita khususnya bagi kesehatan Rahim wanita.

“Baik pasif dan aktif, wanita yang bersentuhan dengan rokok akan terancam  kesehatannya, ” ungkap Anggota Komisi B DPRD Jatim Yayuk Puji Rahayu di Surabaya, Senin (4/3).

Dikatakan oleh Yayuk, pihaknya berharap Gubernur Khofifah membuat semacam pergub yang melarang merokok bagi kalangan wanita.” Perlu ada larangan untuk itu, mengingat saat ini merokok sudah menggurita dikalangan masyarakat,” jelasnya.

Diungkapkan oleh Politisi asal partai Gerindra ini, dalam serap aspirasi diwilayah Surabaya dan Sidoarjo, diketahui mayoritas ibu-ibu rumah tangga mengeluhkan banyaknya kalangan wanita di beberapa Mall banyak dijumpai sedang mengkonsumsi rokok, termasuk kalangan pelajar.

” Oleh sebab itu, saya minta agar Gubernur Khofifah membuat kebijakan larangan merokok bagi wanita. Perlu ada tindakan tegas untuk itu,” tutupnya

Bahkan pihaknya, juga mendukung langkah revisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang saat ini masih dalam pembahasan di DPRD Surabaya. "Dengan adanya Revisi Raperda tersebut juga membuat efek jera bagi pelaku perokok terutama perempuan di Surabaya,"ujarnya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim Sri Adiningsih menambahkan, para orang tua harus menjadi contoh bagi anaknya soal mengurangi rokok. Selain itu, orang tua juga dapat menjadi pengawas aktivitas anak di sekolah

Para orang tua harus menjadi contoh bagi anaknya soal mengurangi rokok. Selain itu, orang tua juga dapat menjadi pengawas aktivitas anak di sekolah. Banyak sekolah di Surabaya yang lokasinya dekat warung yang biasa menjual rokok. Untuk itu, dia berharap ada langkah kongkret dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selama Raperda KTR masih dibahas. "Kalau Perda KTR nggak segera digedok, kami akan temui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Karena kami mendukung program untuk menyehatkan warga Surabaya," tukas Sri

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu