Tanpa Kesadaran Masyarakat, Regulasi Pengurangan Limbah Plastik Tak Berjalan
Tanpa Kesadaran Masyarakat, Regulasi Pengurangan Limbah Plastik Tak Berjalan
Tanpa Kesadaran Masyarakat, Regulasi Pengurangan Limbah Plastik Tak Berjalan
Limbah plastik masih menjadi ancaman bagi masyarakat, jika tidak ada upaya untuk mengurangi. Meski Kementerian Lingkungan Hidup pernah mengeluarkan regulasi bahwa pemakaian kantong plastik di supermarket dan minimarket dikenakan Rp 200 per kantong, tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kesadaran masyarakat.
Ketua Komisi D DPRD Jatim, Edy Paripurna mengatakan, Komisi D setiap triwulan melakukan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama apa yang diprogramkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
"Salah satu evaluasi adalah pengurangan limbah, terutama limbah plastik," ujar Edy, usai hearing dengan OPD, di Gedung DPRD Jatim, Senin (11/3).
Dewan sangat mendunkung upaya pemerintah untuk mengurangi limbah plastik. Meski demikian, upaya pengurangan limbah plastik tidak cukup dari pemerintah saja, tetapi kesadaran masyarakat untuk bisa berpartisipasi membantu agar wilayah Jawa Timur bisa terhindar dari limbah yang mengganggu dalam kehidupan.
"Limbah ini karena berkaitan dengan air bersih. Maka kita mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup dalam PAK (Perubahan Alokasi Keungan) APBD 2019 banyak dibicarakan. Referensi dari Komisi D bisa disetujui oleh Gubernur Khofifah terhadap lingkungan," paparnya.
Edy mengaku peraturan Menteri Lingkungan Hidup terkait pengurangan penggunaan kantong plastik memangn sangat bagus untuk masyarakat. Hanya saja kelemahannya terletak pada kepedulian masyarakat terhadap limbah palstik yang berbahaya. Apalagi Indonesia merupakan negara pengguna plastik terbanyak kedua di dunia.
Politisi asal PDIP itu meminta agar dampak-dampak negatif harus betul diperhatikan sama. Namun hal ini bisa berjalan kalau ada partisipasi bersama. Artinya dibutuhkan kesadaran masyarakat. Artinya walaupun segiat apapun pemerintaj tanpa dibarengi kesadaran masyarakat tidak bisa berjalan
"Tentu saja tahun 2018 dicanangkan pengurangan plastik agar masyarakat yang berbelanja bisa membawa kantong masing-masing," pungkasnya










