Hampir Separoh Dewan Jatim Mendatang Diisi Muka Lama - Keterwakilan perempuan hanya 18,4 persen
Hampir Separoh Dewan Jatim Mendatang Diisi Muka Lama - Keterwakilan perempuan hanya 18,4 persen
Hampir Separoh Dewan Jatim Mendatang Diisi Muka Lama - Keterwakilan perempuan hanya 18,4 persen
120 kursi DPRD Jatim periode 2019-2024 hampir separohnya bakal diisi muka-muka lama. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Jatim, tercatat caleg petahana yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Jatim sebanyak 57 orang atau 47,5 persen.
Rinciannya, dari PDI Perjuangan yang mendapat 27 kursi, sebanyak 10 diantaranya bakal diisi caleg petahana. Mereka adalah Agatha Retnosari, Kusnadi, Edy Paripurna, Sri Untari, Sugeng Pujianto, Gunawan, Bambang Juwono, SW Nugroho, Gatot Supriyadi dan Mahhud.
"Alhamdulillah saya bisa terpilih kembali menjadi anggota DPRD Jatim dari Dapil Madura. Mudah-mudahan bisa amanah dapan memperjuangkan kepentingan rakyat," kata Mahhud, Senin (13/5/2019).
Sedangkan PKB, dari 25 kursi yang diperoleh, sebanyak 13 diantaranya merupakah caleg petahana yang terpilih kembali. Diantaranya, Anik Maslachah, Aida Fitriati, Ma'mulah Harun, Akik Zaman, Khofidah, Ahmad Tamim, Chusainuddin, KH Kusni, Abdul Halim Iskandar, Aisyah Lilia Agustina, Khozanah Hidayati, Makin Abbas dan Aliyadi.
Partai Gerindra yang mendapat 15 kursi DPRD Jatim periode mendatang, sebanyak 9 diantara merupakan caleg incumbent. Diantaranya, Benjamin Kristianto, Anwar Sadad, Hadinuddin, Moh Fawait, Aufa Zhafiri, Noer Soetjipto, Imam Makruf, Ahmad Firdaus Fibrianto dan Abdul Halim.
"Alhamdulillah saya dan Pak Anwar Sadad bisa terpilih kembali untuk keempat kalinya. Ini semua berkat doa teman-teman dan kepercayaan dari masyarakat," terang Firdaus Fibrianto.
Kemudian Partai Demokrat yang mendapat 14 kursi DPRD Jatim, sebanyak 10 diantaranya bakal diisi caleg petahana. Diantaranya, Hartoyo, Kusnadi, Agung Mulyono, Reno Zulkarnain, Agus Dono Wibawanto, Subianto, Surawi, Samwil dan Achmad Iskandar.
Selanjutnya Partai Golkar yang mendapat 13 kursi DPRD Jatim, sebanyak 7 diantaranya akan diisi caleg petahana yang terpilih kembali. Mereka adalah Hasan Irsyad, Pranaya Yudha Mahardika, Karimullah, Moh Alimin, Sahat Tua Simanjuntak, Kodrat Sunyoto dan Moh Bin Muafi Zain.
Yang cukup mengejutkan adalah Partai NasDem. Kendati jumlah kursinya meningat drastis dari 4 kursi menjadi 9 kursi DPRD Jatim. Namun caleg petahana yang terpilih kembali hanya seorang yakni Muzammil Syafi'i.
Nasib serupa juga dialami PAN, dari yang semula mendapat 7 kursi DPRD Jatim. Pada periode mendatang tinggal 6 kursi dan caleg petahana yang terpilih kembali tinggal seorang yakni Basuki Babussalam.
PKS juga tak berbeda dengan NasDem dan PAN karena caleg petahana yang terpilih kembali tinggal seorang yakni Artono. Jika di pemilu 2014 PKS mampu mendapat 6 kursi, pada pemilu 2019 melorot tinggal 4 kursi.
Sementara yang cenderung stagnan karena hanya mendapat 5 kursi DPRD Jatim sama dengan perolehan pemilu 2014. Caleg petahana yang terpilih kembali justru mendominasi yakni sebanyak 4 orang. Mereka adalah Mahdi, H Rofik, Achmad Silahuddin dan Musyaffa' Noer.
"Bisa terpilih kembali pada pemilu kali ini, betul-betul butuh perjuangan yang luar biasa. Alhamdulillah berkat doa teman-teman saya bisa terpilih kembali di Indrapura," ungkap Ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer.
Terakhir, Partai Hanura yang semula mendapat 2 kursi DPRD Jatim, kini tinggal satu kursi yang diperoleh caleg petahana Bambang Rianto dari Dapil 7 Jatim meliputi Tulungagung, Kab/Kota Blitar.
Yang menarik lainnya, hasil pemilu 2019 untuk kursi DPRD Jatim dari unsur keterwakilan perempuan juga mengalami penyusutan. Tercatat caleg perempuan yang terpilih hanya sebanyak 22 orang atau 18,4 persen dari total jumlah kursi DPRD Jatim sebanyak 120 kursi.
PKB menjadi penyumbang keterwakilan perempuan terbanyak di DPRD Jatim dengan 11 orang. Disusul PDI Perjuangan sebanyak 8 orang, kemudian Partai Demokrat 1 orang, NasDem 1 orang dan PPP 1 orang.
"Iya Mas saya satu-satunya unsur perempuan yang ada dalam Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim periode mendatang," ujar Sri Subiati yang dikenal dengan julukan Srikandi Demokrat.
Sementara Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKS, Hanura dan PBB sama sekali tidak menyumbang keterwakilan unsur perempuan dalam susunan anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 karena tak satupun ada caleg perempuan dari partai mereka yang terpilih










