Kerja Seperti Yayasan, Komisi A Minta Bakorwil Meningkatkan Kinerjanya
Kerja Seperti Yayasan, Komisi A Minta Bakorwil Meningkatkan Kinerjanya
Kerja Seperti Yayasan, Komisi A Minta Bakorwil Meningkatkan Kinerjanya
Dianggap puas hanya dengan menggelar pasar murah seperti kerja Yayasan, Komisi A DPRD Jatim mengkritik kinerja lima Bakorwil yang ada di Jawa Timur.
Anggota Komisi A DPRD Jatim, Hamy Wahjunianto menegaskan setelah dilakukan pengamatan diketahui selama ini ada tiga masalah yang belum mendapat penanganan serius dari Bakorwil. Tiga masalah tersebut diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan dan Gini Ratio yang semuanya masih tinggi.
"Seperti IPM misalnya posisi Jatim di peringkat 15 diantara 34 Provinsi di Indonesia, kemiskinan di Jatim diatas rata-rata kemiskinan secara nasional dan Gini ratio diatas 4, yang memang sangat berbahaya bila dibiarkan,"tegas Politisi asal PKS ini.
Karena itu, seharusnya Bakorwil ini sebagai kepanjangtanganan gubernur di daerah selalu melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait. Mengingat ketimpangan masih lebar antara wilayah utara dan selatan karena belum selesainya program Jalur Lintas Selatan (JLS). yang baru 60 persen.
Bahkan Hammy mencontohkan Bakorwil Bojonegoro ketika musim kemarau kekeringan tanpa bisa panen. Sedang musim penghujan banjir. Untuk itu Baokorwil juga perlu punya inovasi tergantung wilayahnya masing-masing. Apalagi kinerja Bakowil sudah dipayungi dengan regulasi










