Penuhi Listrik Di Wilayah Kepulauan, DPRD Jatim Dorong Pembangunan PLTSa Di Madura
Penuhi Listrik Di Wilayah Kepulauan, DPRD Jatim Dorong Pembangunan PLTSa Di Madura
Penuhi Listrik Di Wilayah Kepulauan, DPRD Jatim Dorong Pembangunan PLTSa Di Madura
Komisi D DPRD Jatim menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi untuk mendirikan pabrik pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Menurut Angggota Komisi D DPRD Jatim, Surawi mengatakan dengan dibangunnya PLTSa tersebut diharapkan sebagai salah satu alternatif bagi Pemprov Jatim untuk pemerataan listrik di seluruh daerah di Jawa Timur.
“Banyak daerah-daerah khususnya di kepulauan yang pemenuhan listriknya belum terjangkau. Kami berharap PLTSa menjawab tantangan tersebut,” ungkap Anggota Komisi D DPRD Jatim Surawi saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (16/7/2019).
Politisi asal Bojonegoro ini mengatakan pihaknya berharap realisasinya pembangunannya dilakukan di daerah yang bisa menjangkau wilayah-wilayah yang belum teraliri oleh listrik.” Saya bisa mengambil contoh dibangun di Madura dimana nantinya targetnya bisa memenuhi listrik di wilayah kepulauan,”jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi sinyal sedang melakukan penjajakan pengolahan dan pemanfaatan sampah plastik menjadi energi listrik. Hal ini dilakukan untuk mendukung rencana perwujudan ketersediaan renewable energy di Jatim pada tahun 2025 bisa mencapai 16,8%.
Khofifah menjelaskan, permasalahan sampah khususnya sampah plastik di Indonesia termasuk 5 besar di dunia. Oleh sebab itu berbagai inisiasi pengolahan sampah tengah digalakkan. Untuk sampah basah misalnya, telah diinisiasi oleh Surabaya dan Lamongan. Sedangkan di Mojokerto diinisiasi sampah plastik . Harapannya, berbagai inisiasi pengolahan sampah ini bisa memperbanyak keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).










