gerbang baru nusantara

Antisipasi Kelangkaan Garam, Komisi B Minta Perubahan Tata Niaga

Antisipasi Kelangkaan Garam, Komisi B Minta Perubahan Tata Niaga

Siti
Senin, 22 Juli 2019
Bagikan img img img img

Antisipasi Kelangkaan Garam, Komisi B Minta Perubahan Tata Niaga

Kelangkaan garam sering terjadi yang membuat harga di masyarakat menjulang tinggi. Akibatnya membuat wakil rakyat untuk memutar otak agar rakyat tidak tercekik dan petani garam bisa tersenyum.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardhika menegaskan pada bulan Agustus ini akan mengunjungi sejumlah petani garam untuk menanyakan stok serta mengapa produksi garam petani terus menurun, padahal pemprov Jatim sudah membantu mekanisme geomembran agar produksi dan kualita garam petani meningkat sehingga dapat memenuhi bidang industri.

"Ini yang nanti kami tanyakan. Bagaimana stok yang begitu banyak bisa hilang di pasaran, yang terancam impor. Karenanya kami berharap dapat respon dan jawaban yang terbuka buat bahan kita melangkah selanjutnya,"tegas politisi asal Partai Golkar ini.

Bagaimana jika garam dimasukan ke dalam bahan pokok yang harus dilindungi oleh Bulog, menurut Yudha hal itu membutuhkan waktu yang lama, karena harus ada UU yang melindungi. Belum lagi hal ini harus dikonsultasikan ke Komisi IV DPR Ri dan kementrian perdagangan dan perindustrian serta menteri perikanan.

"Secara pribadi saya usulkan agar  tata niaga garam harus ditinjau kembali. Artinya dalam masalah ini petani harus ikut dilibatkan untuk mendapat masukan apa yang terjadi hingga ada kelangkaan garam di pasaran,"paparnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu