DPRD Jatim Optimis Jumlah Wisatawan Di Madura Akan Meningkat
DPRD Jatim Optimis Jumlah Wisatawan Di Madura Akan Meningkat
DPRD Jatim Optimis Jumlah Wisatawan Di Madura Akan Meningkat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur optimis bahwa jumlah wisatawan yang akan berkunjung dan datang ke Madura akan meningkat. Dimana optimis ini setelah adanya perubahan struktur di Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) yakni, masuknya empat Bupati di Madura dan Walikota Surabaya.
Anggota DPRD Jatim, Abdul Halim di DPRD Jatim, Senin (29/7) mengatakan pihaknya mendukung rencana untuk menjadikan Madura sebagai kawasan wisata. Hal ini bisa mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di Madura.
Pihaknya, juga mengapresiasi Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) yang melibatkan Walikota Surabaya para Bupati se Madura untuk menjadi dewan penasehat untuk pengembangan wisata di Madura. Menurutnya yang paling tahu persis kondisi suatu daerah adalah kepala daerahnya. “Ini lebih bisa mengakomodasi kepentingan Madura,” jelas Halim politisi asal Fraksi Gerindra Jatim.
Ia menambahkan, ada beberapa lahan di Bangkalan seluas 50 hektar yang siap digunakan untuk lahan wisata. Bahkan terintegrasi dengan Museum dan mengakomodasi pedagang tradisional yang menjual khusus dari Madura. “Ini kan upaya memberikan keyakinan kepada investor untuk berinvestasi di Madura. Saya yakin wisata di Madura ini tidak kalah dengan Bali maupun Nusa Tenggara Barat,” papar Abdul Halim Politisi asal Madura ini.
Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar mengatakan dengan masuknya Bupati di Madura dan Walikota Surabaya ini di struktur BPWS ini sangat efektif kedepannya untuk memajukan wilayah di Madura dan Surabaya.
Ia mencontohkan, diwilayah Kaki Suramadu di sisi Bangkalan saat ini terdapat beberapa hektar lahan kosong yang juga bisa dimanfaatkan sebagai wisata di wilayah Bangkalan. Begitu juga di Suramadu di sisi kaki Surabaya bisa juga dibangun tempat wisata baru.
"Dengan dimasukkan Jajaran Bupati dan Walikota di struktur BPWS ini, diharapkan penyusunan rencana pengembangan Suramadu bisa sejalan dengan pembangunan di Madura, serta Kota Surabaya. Sehingga jumlah wisatawan bisa meningkat baik di Madura, dan Kota Surabaya,"pungkas Achmad Iskandar politisi asal Fraksi Demokrat jatim ini.
Seperti diketahui, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku yakin dengan masuknya para Bupati di Madura dan Walikota Surabaya dalam stuktur BPWS, yang belum maksimal dengan keberadaan Jembatan Suramadu, akan lebih maksimal lagi. Ia menambahkan selain ada kesepakatan struktur baru BPWS, juga ada penambahan satu deputi yaitu Deputi Investasi. Deputi tersebut melengkapi deputi sebelumnya seperti Deputi Perencanaan dan Deputi Pembangunan










