gerbang baru nusantara

Harus Ada Pengendalian Harga Cabai di Pasaran

Harus Ada Pengendalian Harga Cabai di Pasaran

Nurul
Kamis, 22 Agustus 2019
Bagikan img img img img

Harus Ada Pengendalian Harga Cabai di Pasaran

Ach. Firdaus Febrianto, Ketua  Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta kepada Pemerintah Provinsi untuk terus melakukan mengendalikan dan pemantauan harga cabai di pasaran. Hal ini dilakukan agar harga cabai di pasaran tidak naik turun tiap tahunnya.

Ach. Firdaus Febrianto baru baru ini  mengatakan pihaknya mengapresiasi Pemprov Jatim yang telah memantau dan mengendalikan harga cabai di pasaran dengan kegiatan operasi pasar beberapa waktu lalu. "Jangan sampai petani cabai enggan lagi menanam cabai gara-gara tingginya harga cabai,”kata Firdaus Politisi asal Partai Gerindra ini.

Pria asal Lamongan ini mengungkapkan meroketnya harga cabai disebabkan karena kebijakan yang salah dilakukan pemerintah pusat dengan mendatangkan impor cabai kering di Indonesia termasuk di Jatim. “Harga cabai kering impor tersebut membuat cabai lokal tak bisa bersaing sehingga petani enggan menanam lagi,” ujarnya.

Diakui Firdaus, jika pemerintah tidak mau campur tangan maka kondisi seperti saat ini adalah berkah tersendiri bagi petani cabai. Pasalnya, ketika musim panen dan harga cabai jatuh, pemerintah juga enggan memberikan jaminan kepada petani supaya tidak merugi. “Jadi jangan hanya ketika harga meroket saja, pemerintah turun tangan. Tapi ketika harga cabai jatuh pemerintah juga harus berpihak ke petani sehingga mereka merasa terlindungi dan terus menanam cabai," harap Firdaus.

Senada Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur lainnya, Noer Soetjipto mengatakan sudah saatnya pemerintah untuk campur tangan dalam pengendalian hargai Cabai, karena saat ini harga cabai belum bisa diserahkan mekanisme pasar.

Maka itu Noer Soetjipto, meminta Pemprov memikirkan langkah antisipasi yang tepat. Seperti mulai memikirkan melakukan pengolahan bubuk cabai. Dengan begitu, ketika panen cabai menipis, permintaan tetap bisa terlayani.

"Pemprov harus memikirkan jika produksi mulai menurun, disitu peran pemerintah. Kenapa saat cabai murah tidak dibuat cabai kering atau tepung cabai, dan restoran membutuhkan itu. Mereka jarang pakai cabai basah," pungkasnya

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu