gerbang baru nusantara

Fraksi PDIP DPRD Berjanji Perjuangkan Dan Menyelesaikan Aspirasi Masyarakat Di Jatim

Fraksi PDIP DPRD Berjanji Perjuangkan Dan Menyelesaikan Aspirasi Masyarakat Di Jatim

Panca Indra
Selasa, 03 September 2019
Bagikan img img img img

Fraksi PDIP DPRD Berjanji Perjuangkan Dan Menyelesaikan Aspirasi Masyarakat Di Jatim

Paska dilakukan pelantikan Anggota DPRD Jatim periode 2019 - 2024 oleh pengadilan Tinggi Jawa Timur pada Sabtum (31/8) lalu. Sebanyak 27 Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ikrar dan berjanji siap memperjuangkan dan menyelesaikan aspirasi rakyat atau masyarakat di Jatim.

Anggota Fraksi PDIP Jatim 2019 - 2024, Sri Untari Bisowarno di Surabaya, Senin (2/9) mengatakan ikrar ini tradisi baru bagi Anggota Fraksi PDIP DPRD terpilih agar sungguh - sungguh benar melaksanakan amanah rakyat yang telah dititipkan saat kampanye kemarin di Daerah pemilihnya (Dapilnya).

"Komitmen akan berusaha menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tentunya sesuai dengan bidang penugasan masing-masing anggota, dengan berpedoman pada piagam dan program perjuangan PDI Perjuangan dan segala ketentuan partai yang berlaku,"sebut Untari yang juga membacakan ikrarnya.

Poin lainnya, urai Untari, di antaranya senantiasa memperjuangkan keberhasilan program perjuangan partai melalui tugas dan perannya sebagai wakil rakyat, melebihi kepentingan pribadi. Kemudian siap bekerja dengan jujur, adil, rajin dan bersemangat untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara dengan tetap berpedoman piagam dan program perjuangan PDI Perjuangan dan segala ketentuan partai yang berlaku.

Politisi asal Kota Malang ini menambahkan, jika anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim tidak menjalankan sumpah/janji ini, maka harus siap menerima sanksi. “Soal sanksi ini sudah ada ketentuan dari Partai,” jelas Untari.

Di acara pengucapan Sumpah Janji ini, tambah Untari, setiap anggota fraksi juga dikalungkan gordon dengan pesan yang dikutip dari pidato Bung Karno (BK): Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana. “Itu artinya, jangan menghitung-hitung untung rugi dalam menjalankan tugas. Kalau tidak sekarang mendapatkan balasan, maka kelak anak cucu kita yang akan menerima pahalanya,” ujarnya.

Terkait dengan kerjasama dengan pemerintah provinsi Jatim, ia mengatakan Fraksi PDIP tetap mendukung kerjasama selama ini terbangun, tapi pihaknya meminta kepada Fraksi PDIP untuk tetap Kritis dan Kontrustif membangun Jatim yang lebih sejahtera. "Kalau ada melenceng di Eksekutif kita harus ingatkan, begitu juga pihak Legeslatif yang melenceng juga perlu diingatkan, dan yang tujuannya untuk memakmurkan masyarakat Jawa Timur,"ujarnya.

Untuk jatah komisi yang diminta oleh Fraksi PDIP Jatim, ia mengatakan untuk jatah komisi ini pihaknya ingin berdiskusi dengan Fraksi Partai lainnya yang ada di DPRD Jatim terlebih dahulu. Namun sebagai partai pemenang di Jatim pihaknya ingin Fraksi PDIP mengambil Komisi E DPRD Jatim.

Alasanya Fraksi PDIP menilai komisi E ini sesuai dengan program dari Presiden Jokowi yaitu membangun sumber daya Manusia, dimana membangun SDM ini dimulai pendidikan, Kesehatan, dan Kebudyaan. Maka itu Fraksi PDIP akan memperjuangkan mendapatkan jatah di komisi E terseb

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu