Dukung Program Jokowi, FPDIP Pilih Jatah Komisi E DPRD Jatim - PD Itu Hak Partai Pemenang Pemilu
Dukung Program Jokowi, FPDIP Pilih Jatah Komisi E DPRD Jatim - PD Itu Hak Partai Pemenang Pemilu
Dukung Program Jokowi, FPDIP Pilih Jatah Komisi E DPRD Jatim - PD Itu Hak Partai Pemenang Pemilu
Untuk mendukung program Presiden RI, Jokowi diantaranya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) lewat pendidikan, kesehatan dan kebudayaan, dalam periode ini FPDIP Jatim melirik kursi Ketua Komisi E. Namun demikian partai pemenang pemilu ini tetap akan mendiskusikan dengan partai lain yaitu PKB, Gerindra, Demokrat dan Golkar.
Ketua FPDIP Jatim, Sri Untari menegaskan sesuai program Presiden RI untuk membangun SDM yang tangguh, maka FPDIP harus duduk di Komisi E, karena disana membidangi Kesejahteraan rakyat. Artinya FPDIP lebih mudah untuk membangun dan memantaunya.
"Sama dengan di Jakarta. Kami disini sedang berjuang agar kita dapat mengambil kursi di Komisi E sesuai program Pak Jokowi. Namun kita tetap akan berkoordinasi dengan Fraksi lain,"tegas Perempuan ayu ini.
Terpisah, Bendahara DPD PD Jatim yang diklarifikasi terkait keinginan FPDIP yang minta jatah Komisi E, menurut Sri Subiati tak ada masalah. Meski selama dua periode ini alias 10 tahun sudah menjadi langganan Demokrat untuk duduk sebagai Ketua Komisi E.
"Sesuai kesepakatan bersama, kepada partai pemenang silahkan mengambil posisi Ketua Komisi. Dan kebetulan 2009 lalu Partai Demokrat jadi pemenang dengan Ketua DPRD Jatim, Pak Imam Sunardhi dan waktu itu kita mengambil jatah Komisi E," tegas Antie, panggilan lekat Sri Subianti. Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Jatim, Ahmad Iskandar.
Menurut pria asli Madura ini jika jatah komisi berdasarka kesepakatan antar partai jika partai pemenang diberikan hak dahulu untuk memilih komisi dan berturut-turut partai lain sesuai urutan perolehan kursi.
"Yang jelas insha allah Demokrat juga mendapatkan jatah komisi. Tapi komisi apa, kami masih menunggu komunikasi antar partai yang ada,"lanjut Iskandar










