Jadwal Penetapan Pimpinan Definitif DPRD Jatim Molor - Tinggal F-PDI Perjuangan yang Belum Mengajukan Nama Calon
Jadwal Penetapan Pimpinan Definitif DPRD Jatim Molor - Tinggal F-PDI Perjuangan yang Belum Mengajukan Nama Calon
Jadwal Penetapan Pimpinan Definitif DPRD Jatim Molor
- Tinggal F-PDI Perjuangan yang Belum Mengajukan Nama Calon
Rencana penetapan pimpinan definitif DPRD Jatim masa bhakti 2019-2024 melalui rapat paripurna yang sedianya digelar pada 11 September 2012, terpaksa molor. Pasalnya, nama Calon Pimpinan DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan tak kunjung diajukan ke Sekretaris DPRD Prov. Jatim.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi membenarkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan belum mengajukan nama calon Pimpinan definitIf DPRD Jatim. Pasalnya, surat rekomendasi dari DPP partai berlambang kepala banteng belum turun.
"Saya yang kebetulan ditunjuk sebagai Ketua sementara DPRD Jatim sudah mengkomunikasikan masalah tersebut dengan pimpinan lima partai yang memiliki kursi terbesar di DPRD Jatim, dan mereka bisa memahami," ujar Kusnadi saat dikonfirmasi Kamis (12/9/2019).
Ia optimis surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan terkait penunjukan sebagai ketua DPRD Jatim tak akan lama lagi turun. "Mudah-mudahan pekan depan sudah bisa dilakukan penetapan pimpinan definitif DPRD Jatim dan segera diajukan ke Mendagri," harap Ketua sementara DPRD Jatim.
Di tambahkan Kusnadi, kemoloran dari jadwal awal ini dinilai masih dalam batas kewajaran karena biasanya paling cepat DPRD baru menyusun alat kelengkapan dewan itu satu bulan.
"Kita dilantik tanggal 31 Agustus 2019, dan merencanakan tanggal 20 September penyusunan alat kelengkapan Dewan dan tatib DPRD Jatim sudah tuntas semua. Kalau dalam tahapan penetapan pimpinan definitif DPRD Jatim molor itu juga tidak terlalu berpengaruh pada target akhir," bebernya.
Berdasarkan informasi yang berkembang di lingkungan DPRD Jatim, sudah ada empat fraksi terbesar yang sudah mengajukan nama calon pimpinan definitif DPRD Jatim. Keempat nama tersebut adalah Abdul Halim Iskandar dari Fraksi PKB, Anwar Sadad dari Fraksi Partai Gerindra, Akhmad Iskandar dari Fraksi Partai Demokrat dan Sahat Tua Simanjuntak dari Fraksi Partai Golkar.










