Minta Dinkop Bantu Koperasi Simpan Pinjam yang Kolaps
Minta Dinkop Bantu Koperasi Simpan Pinjam yang Kolaps
Minta Dinkop Bantu Koperasi Simpan Pinjam yang Kolaps
Maraknya koperasi simpan pinjam yang kolaps atau bangkrut akibat pengelolaannya tidak profesional sangat disesalkan DPRD Jatim. Mengingat dengan kondisi ini masyarakat yang terlanjur menyetor uang untuk pendirian koperasi sangat dirugikan
Anggota Komisi B DPRD Jatim, Mahdi menegaskan jika diwilayanya Probolinggo banyak sekali koperasi simpan pinjam yang terpaksa tutup alias gulung tikar karena dalam pengelolaanya tidak profesional. Tentunya dengan kondusi Dinkop diminta untuk membantu penyelesaiannya.
"Saya berharap Dinkop turun tangan menyelesaikan masalah ini. Di wilayah sata hampir puluhan koperasi simpan pinjam yang tutup karena pengelolaanya kurang profesional,"tegas politisi asal PPP ini, Senin (25/11).
Ditambahkannya, keberadaan koperasi simpan pinjam sangatlah penting bagi masyarakat sebagai pengungkit ekonomi bangsa. Tapi sayangnya keberadaan koperasi simpan pinjam ini bergerak abal-abal. Padahal banyak uang masyarakat yang disetor untuk modal koperasi tersebut.
Akibat ketidak profesionala ini dimanfaatkan sama bank tetel-istilah bank yang menghalalkan riba. "Sekarang ini banyak bank titil yang melakukan jemput bola hingga di jampung-kampung untuk memberikan pinjaman. Tapi ya itu dengan bunga yang cukup tinggi alias riba,"tegasnya.
Melihat kenyataan tersebut, Habib Mahdi diharapkan Dinkop Jatim turun untuk membantu penyelesaiannya serta diberikan oendampingan untuk pengelolaanya










