Kepala Daerah Diminta Jadikan Klinik Primadona Layanan Masyarakat
Kepala Daerah Diminta Jadikan Klinik Primadona Layanan Masyarakat
Kepala Daerah Diminta Jadikan Klinik Primadona Layanan Masyarakat
DPRD Jawa Timur mendesak 38 Kabupaten/Kota se Jatim menjadikan klinik kesehatan ikut serta melayani rakyat. Desakan ini, dikarenakan perhatian kepala daerah terhadap klinik masih kalah jauh dengan puskesmas .
"Saatnya kepala daerah juga mempethatikan klinik, karena klinik juga melayani kesehatan, seperti kebijakan Bupati atau Walikota," terang dr. Agung Mulyono, Anggota DPRD Jatim, Selasa (3/12/2019).
Agung menjelaskan, majunya klinik juga prestasi bagi kepala daerah. "Kedepan kapasitas satu puskesmas bisa mencapai 15.000.Karena kesehatan menjadi urusan wajib, maka majunya klinik juga menjadi prestasi Kepala Daerah" tutur dia.
Dirinya berharap penguasa daerah, mulai berpikir kedepan tetang kesehatan warganya. Sehingga keberadaan klinik juga mendapat perlakukan yang sama dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah. "Nah klinik mestinya dapat bantuan BOK (Bantuan Operasional Klinik). Karena peran klinik setara dengan puskesmas. Jika kepala daerah masih berfikir dikotomi, antara puskesmas dan klinik maka sulit tercapai kesehatan rakyatnya yang paripurna," tandas politisi asal Banyuwangi ini lebih serius.
Kedepan Agung berharap Pemerintah daerah menjadikan klinik pelayanan primadona masyarakat, dan puskesmas fokus promotif dan preventif. " Tapi harus segera terwujud dengan petunjuk teknis yang jelas. Pada akhirnya nanti ada klinik yang bagus itu prestasi kepala daerah, begitu juga ada puskesmas yang maju itu juga prestasi kepala daerah. Sehingga pemerintah daerah bisa menjadikan klinik sebagai primadona layanan masyarakat," tegas dia.











