gerbang baru nusantara

Kisah Heroik Anggota DPRD Jatim Selamatkan Nyawa Penumpang Kolaps di Pesawat - Pramugari dan Kru Pesawat Terbang Perlu Pelatihan Resusitasi

Kisah Heroik Anggota DPRD Jatim Selamatkan Nyawa Penumpang Kolaps di Pesawat - Pramugari dan Kru Pesawat Terbang Perlu Pelatihan Resusitasi

Riko Abdiono
Jumat, 31 Januari 2020
Bagikan img img img img

Kisah Heroik Anggota DPRD Jatim Selamatkan Nyawa Penumpang Kolaps di Pesawat 

- Pramugari dan Kru Pesawat Terbang Perlu Pelatihan Resusitasi

Maraknya kasus penumpang pesawat terbang secara tiba-tiba mengalami sesak napas (kolaps) hingga memaksa pilot mengubah jalur penerbangan dan mendarat darurat ke Bandar Udara terdekat untuk menyelamatkan penumpang, nampaknya pernah dialami rombongan anggota DPRD Jatim saat kunjungan ke Luar Negeri ke Sydney Australia beberapa tahun lalu.

Sebagaimana diketahui bersama, kasus terbaru pesawat mendarat darurat akibat ada beberapa penumpangnya mengalami kolaps hingga meninggal dunia. Dialami pesawat Lion Air rute King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi - Juanda Surabaya pada13 Januari 2020 lalu.

Pesawat yang mengangkut sekitar 257 penumpang dan 13 kru pesawat itu terpaksa minta ijin mendarat darurat di Bandar Udara International Bandaranaike Katunayake, Srilangka. Setelah persoalan tertangani dengan baik, pesawatpun akhirnya dapat melanjutkan penerbangan menuju Bandara Juanda Surabaya dengan selamat.

Anggota DPRD Jatim dr Benjamin Kristianto membenarkan beberapa tahun lalu pernah mengalami kasus yang serupa. Menurut politisi asal Partai Gerindra saat rombongan DPRD Jatim perjalanan pulang dari kunjungan LN ke Sydney Australia menuju Jakarta menggunakan pesawat Garuda, tiba-tiba ada seorang penumpang wanita yang mengalami sesak napas tak lama setelah pesawat take off.

Pramugari dan kru pesawat milik salah satu perusahaan plat merah itu pun langsung menginformasikan dan meminta bantuan jika ada penumpang yang berprofesi sebagai dokter bisa membantu memberikan penanganan medis yang diperlukan oleh penumpang yang sakit. 

Untungnya, dalam rombongan DPRD Jatim itu terdapat dua politisi yang memiliki latar belakang dokter, yakni dr Agung Mulyono dari Anggota Fraksi Partai Demokrat dan dr Benjamin Kristianto dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. 

"Ya saya dan dr Agung Mulyono langsung turun tangan membantu penumpang yang sudah apneu (berhenti napas). Saya lakukan resusitasi dan menyuntik obat golongan adrenergik dan korticosteroid. Tak selang berapa lama ibu tersebut bernapas kembali," kenang dr Benjamin saat dikonfirmasi Jumat (31/1/2020). 

Lebih jauh anggota Komisi E DPRD Jatim periode 2019-2024 ini menjelaskan bahwa injeksi itu bisa dilakukan segera karena suami pasien memberikan informasi bahwa istrinya memiliki riwayat penyakit COPD (Cronis Obstruktif Pulmonary Disease) atau asma. 

Namun yang patut disayangkan sekaligus memberi saran, lanjut dr Benjamin ketersediaan tabung oksigen di pesawat terbatas. Beruntung pasien bisa tersadar sehingga pesawat bisa melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekaro-Hatta Jakarta. 

"Kami berharap seluruh pesawat penerbangan reguler menyiapkan tabung oksigen yang mencukupi sesuai dengan rute penerbangan atau lama terbang, agar kasus pendaratan darurat bisa diminimalisir," kata ketua Kesira Jatim ini.

Selain itu, dr Benjamin Kristianto juga menyarankan supaya seluruh pramugari dan kru pesawat diberli pelatihan resusitasi atau basic life support (BLS). Pasalnya, berdasarkan pengalaman yang dialami langsung banyak pramugari dan kru pesawat yang tak paham resusitasi. 

Senada, Mohammad Fawait anggota DPRD Jatim lainnya yang turut dalam rombongan penerbangan penuh dramatik dan kisah heroik, mengaku bangga memiliki teman-teman politisi yang berlatarbelakang dokter. Pasalnya, mereka bisa memberikan pertolongan hingga menyelamatkan nyawa orang lain di saat darurat. 

"Saya menyaksikan sendiri bagimana mereka berdua dengan sigap dan taktis memberikan pertolongan kepada penumpang yang mengalami kolaps. Mungkin kalau tak ada mereka berdua pesawat yang kita tumpangi balik lagi ke Sydney," kelakar Gus Fawait.

Bagi politisi asal Jember, pengalaman tersebut harusnya bisa menjadi pelajaran bersama, khususnya bagi kru pesawat dan pramugari terkait pentingnya penguasaan terhadap dasar-dasar pertolongan pertama bagi penumpang yang mengalami gangguan kesehatan saat dalam penerbangan

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu