Diundur 2021, Dewan Jatim Minta Anggaran Pembinaan Atlet PON XX Digunakan Untuk Penanganan Covid-19
Diundur 2021, Dewan Jatim Minta Anggaran Pembinaan Atlet PON XX Digunakan Untuk Penanganan Covid-19
Diundur 2021, Dewan Jatim Minta Anggaran Pembinaan Atlet PON XX Digunakan Untuk Penanganan Covid-19
Alokasi anggaran pembinaan Atlet PON XX di Papua sebesar Rp 190 M yang diposkan di KONI Jatim diminta untuk segera dialokasikan untuk penanganan Covid-19.
“Berhubung PON XX di Papua ditunda, tentunya bisa digunakan terlebih dahulu untuk penanganan Covid-19 di Jatim. Ini lebih penting,”jelas anggota Komisi E DPRD Jatim Budiono saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (13/5/2020).
Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan saat ini sangat mendesak dilakukan adalah penanganan Covid-19 yang daerah sebarannya di Jatim semakin hari semakin meluas.
“Gunakan dulu anggarannya untuk pembinaan atlet PON tersebut. Toh, nantinya bisa dianggarkan lagi jika dibutuhkan. Kami siap memback up penuh untuk penganggarannya,”jelas pria asal Bojonegoro ini.
Ditambahkan oleh Budiono, dengan penambahan anggaran dari KONI Jatim tersebut, diharapkan pandemi Covid-19 segera dteratasi di Jawa Timur.
Sekedat diketahui, Dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Joko Widodo memutuskan PON 2020 Papua diundur setahun pelaksanaannya menjadi Oktober 2021. Rapat kabinet secara virtual itu berlangsung pada Kamis pagi.(23/4/2020).
Penundaan dilakukan karena pandemic Covid-19 yang melanda di Indonesia. Dipilihnya Oktober 2021, juga menghindari agar tidak bentrok jadwal dengan pelaksanaan Piala Dunia U-20(Mei-Juni 2021),SEA GAMES Vietnam (November 2021) dan Olimpiade (Juli-Agustus 2021)










