Ijinkan Mall Buka, Dewan Jatim Sebut Kurang Tegas Tegakkan Aturan Tekan Pandemi Covid-19
Ijinkan Mall Buka, Dewan Jatim Sebut Kurang Tegas Tegakkan Aturan Tekan Pandemi Covid-19
Ijinkan Mall Buka, Dewan Jatim Sebut Kurang Tegas Tegakkan Aturan Tekan Pandemi Covid-19
Anggota DPRD Jatim Ferdians Reza Alvisa mengatakan pihaknya mengungkapkan keprihatinan atas tingginya pandemic Covid-19 di Jawa Timur.
Menurut Politisi asal Partai Gerindra ini, dirinya melihat pemerintah kurang tugas dalam menegakkan aturan dalam upaya menurunkan Pandemi Covid-19. “ Contohnya jelang lebaran saat ini, banyak Mall yang buka dan ramai pengunjung untuk membeli baju baru,”jelasnya.
Pria yang akrab dipanggil Alvis ini mengatakan kepadatan pengunjung yang ada Mall tersebut mengundang peluang terbesar adanya pandemi Covid-19.” Masyarakat tampaknya tak takut adanya Covid-19 yang mengincar mereka. Seolah-olah mereka ini kebal virus. Bahkan, mereka mengajak anak kecil atau bayi nya untuk berbelanja. Ini miris sekali,”jelasnya.
Alvis menambahkan pihaknya berharap pemerintah untuk bersikap tegas dalam menegakan hukum dalam penerapan aturan untuk menekan pandemic Covid-19.
“Pedagang warkop atau lainnya dilarang berkumpul atau nongkrong. Tapi Mall bole buka dan justru ini berpotensi sekali untuk terpapar Covid-19,”tandasnya.
Sekedar diketahui,Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Jawa Timur kian massif. Bahkan Jatim memimpin penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 secara nasional selama dua hari berturut-turut.Dari data Gubernur Jatim, hingga, Jumat (22/5/2020) jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 153 orang hingga akumulasinya menjadi sebanyak 3.095 kasus positif covid-19 di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.385 orang (77,06%) yang masih dirawat, 426 orang (13,76%) sudah sembuh, dan 273 orang (8,82%) yang meninggal dunia.
Penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif, masih didominasi Surabaya Raya. Rinciannya, Surabaya 51 + 2 ABK, Gresik 28, Sidoarjo 27, Kab Kediri 18, Pacitan 4, Magetan 4, Kab Madiun 3, Nganjuk 3, Kab Mojokerto 2, Tulungagung 2, Kab Malang 2, Kota Malang 2, Kota Batu 1, Kota Mojokerto 1, Jombang 1, dan Kota Kediri 1.











