gerbang baru nusantara

Fraksi Demokrat Minta Kepala Daerah Tiru Gubernur Jatim yang Berikan Kuota Khusus Bagi Anak Nakes

Fraksi Demokrat Minta Kepala Daerah Tiru Gubernur Jatim yang Berikan Kuota Khusus Bagi Anak Nakes

Siti
Selasa, 02 Juni 2020
Bagikan img img img img

Fraksi Demokrat Minta Kepala Daerah Tiru Gubernur Jatim yang Berikan Kuota Khusus Bagi Anak Nakes

Komitmen Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansyah untuk  memberi kuota khusus bagi Putra/Putri Tenaga Kesehatan untuk masuk SMA/SMK Negeri mendapat apresiasi dari Fraksi Demokrat Jatim. Karenanya Fraksi Demokrat minta setiap Kepala Daerah di Jawa Timur memberikan kuota khusus bagi anak-anak Nakes.Memang sudah selayaknya mereka dan kelurganys mendapatkan penhargaan tersebut.

Ketua Fraksi Demokrat Jatim, Sri Subianti menegaskan jika selama pendemi covid-19, tenaga dan pikiran mereka tercurahkan demi kesembuhan pasien yang positif wabah corona, tanpa peduli dengan keselamatan keluarga dan diri seniri. Karenanya komitmen gubernur dengan memberikan kemudahan bagi putra/putri para Nakes perlu mendapat dukungan  penuh dan apresiasi.

"Kami Fraksi Demokrat mendukung penuh terhadap kebijakan Bu khofifah. Ini sebagai penghargaan dari kerja keras mereka, tanpa mempedulikan keselamatan nyawanya. Dan ini seharusnya menjadi tauladan bagi Kepala Daerah lsinnya. Kebetulan Pemprocv Jatim mrndapat kewenangan di SMK/SMA negeri di Jatim,"tambah Antie panggilan akrabnya yang juga Anggota Komisi E DPRD Jatim, Senin (1/6/2020) ini.

Seperti diketahui, menjelanh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN dan SMKN di Jawa Timur dibuka pada pekan depan. Pemprov Jatim memberikan kuota 1% untuk masuk sekolah negeri bagi anak dari tenaga kesehatan yang menangani Covid19. Hal ini sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang telah mendedikasikan tenaganya untuk menangani langsung pasien Covid19.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat Pers conference di Gedung Negara Grahadi,  mengatakan tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan pada layanan Covid19 adalah para dokter, perawat, dan supir ambulance. Mereka akan mendapat kuota khusus bagi putra putrinya dalam proses PPDB minggu depan.

"Tenaga kesehatan butuh konsentrasi yang kuat bagi pasien Covid19, dan banyak di antara mereka yang tdiak pulang ke rumah namun ke tempat singgah di beberap titik yang sudah disiapkan. karena itu. "Kami memberikan ketenangan pada mereka dengan menyiapkan 1% untuk putra putri yang akan masuk SMAN/SMKN," ujar Gubernur Khofifah.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi, memaparkan, pihaknya sudah melakukan analisis jumlah Rumah Sakit (RS) rujukan di Jatim yang saat ini terdapat 99 RS. Dalam analisis, jumlah tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien Covid19, rata-rata antara 10-40 orang per RS

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu