gerbang baru nusantara

Hidayat Puspa Agro Perlu Diredesain Kalau Jadi Pasar Induk Sulit Berkembang

Hidayat Puspa Agro Perlu Diredesain Kalau Jadi Pasar Induk Sulit Berkembang

Fathis Su'ud
Selasa, 04 Agustus 2020
Bagikan img img img img

Rencana pembangunan jalan tol menuju akses Pasar Induk Puspa Agro di Jemundo Taman Sidoarjo agar anak perusahaan PT Jatim Grha Utama (JGU) salah satu BUMD Jatim bisa lebih berkembang, nampaknya sulit terwujud jika tidak dilakukan redesain dan proyeksi ke depan mau dibuat apa. Sebab lokasi pasar induk tersebut memang kurang strategis jika dipaksakan. Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Jatim M Hidayat saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (4/8/2020). "Persoalan Puspa Agro sulit berkembang itu bukan karena jalan akses tetapi lebih karena manajemen kurang profesonal sehingga keberadaannya mati suri," kata politisi asal Partai Gerindra. Menurut Hidayat, solusi untuk membangkitkan Puspa Agro memang harus ada langkah-langkah yang luar biasa. Misalnya, dengan swastanisasi dengan cara menjalin kerjasama dengan pihak swasta. "Harus ada perencanaan dan penataan yang serius dan profesional, sehingga puspa agro bisa hidup kembali," jelasnya. Ia mengakui jika puspa agro difungsikan sebagai tempat transaksi pedagang sayur maka dapat dipastikan akan sulit untuk berkembang sesuai dengan yang diharapkan. "Makanya perlu redesain, puspa agro mau diproyeksikan untuk apa...? Klau hanya untuk tempat transaksi pedagang sayur, pasti tidak akan jalan lagi," tegas HIdayat. Sebagaimana diketahui bersama, dalam Perpres No.80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan kawasan Gerbangkertasusila, kawasan Bromo-Tengger-Semeru, selingkar wilis dan jalur lintas selatan, juga memuat rencana pembangunan jalan tol akses menuju puspa agro yang dialokasikan sebesar Rp.200 miliar yang akan ditanggung APBD Jatim. Namun dalam perkembangannya, biaya pembangunan jalan tol menuju akses Puspa Agro membengkak menjadi Rp.900 miliar. Ditenggarai membengkaknya anggaran tersebut karena ada lahan yang perlu dibebaskan dan akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga sehingga bukan murni ditanggung APBD Jatim. (ud)

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu