Pemerintah Didesak Ciptakan Lapangan Kerja Padat Karya
Pemerintah Didesak Ciptakan Lapangan Kerja Padat Karya
Banyaknya korban PHK akibat pendemi corono, hampir dirasakan oleh masyarakat. Ini karena banyak sektor yang terpaksa ditutup guna mengurangi pendemi atau tidak mampu memenuhi biaya produksi.Tapi disisi lain, masyarakat juga butuh makan dan tepatnya perlu pendapatan. Untuk itu, Anggota DPRD Jatim, Karimulloh meminta sejumlah dinas membuka pekerjaan padat karya tunai yang tentunya membutuhkan tenaga kerja banyak. "Bahkan Pak Presiden memerintahkan untuk meningkatkan lima kali lipat disetiap dinas dalam program padat karya tunai. Ini berharap agar dapat menyerap tenaga kerja yang banyak ditengah PHK besar-besaran serta untuk mengungkit perekonomian masyarakat,"tegas politisi asal Partai Golkar ini, Selasa (11/8/2020). Pria asli Jember ini mencotohkan di Dinas Pertanian, dalam waktu dekat ini akan terjadi panen raya padi, untuk itu dibutuhkan tenaga kerja yang banyak, mulai proses panen hingga pengemasan beras. Termasuk di sejumlah dinas seperti disnaker, dishub dan dinkop melalui UMKM. "Kami berharap melalui padat karya ini, perekonomian masyarakat bisa berjalan ditengah pendemi seperti ini, dimana gelombang PHK secara besar-besaran membuat masyarakat kehilangan penghasilan,"lanjut Karimulloh yang duduk di Komisi A DPRD Jatim ini. Disisi lain dengan keputusan presiden untuk membangun infrastruktur hingga tingkat desa tentunya dibutuhkan sejumlah material bahan bangunan. Nah, disini juga tersimpan pekerjaan padat karya. Dimana masyarakat bisa menjual bahan bangunan ke pemerintah untuk membangun infrastruktur. Di pembangunan infrastruktur pula dibutukan tenaga kasar yang cukup banyak. Tentunya keahlian dikesempingkan demi untuk memberikan pendapatan rakyat. cty










