Rawan MunculPolemik Penerimaan Anak Didik Baru, Per Kecamatan Di Jatim Layak Didirikan SMA/SMK Negeri
Rawan MunculPolemik Penerimaan Anak Didik Baru, Per Kecamatan Di Jatim Layak Didirikan SMA/SMK Negeri
Dewan Jatim berharap agar pemerintah jika tetap memberlakukan sistem zonasi dalam penerimaan siswa didik baru, idealnya perlu didirikan sebuah SMA atau SMK dimasing-masing kecamatan di Jatim.
“Saya mengibaratkan adanya keberadaan puskesmas yang mana disetiap kecamatan itu ada. Bahkan saat ini sesuai dengan perkembangan jaman ada Puskesmas pembantu (pustu). Begitu juga dengan pendidikan, idealnya dibentuk satu sebuah SMA atau SMK di kabupaten/ kota yang padat penduduknya,”jelas anggota Komisi E DPRD Jatim Benyamin Kristianto saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (19/11/2020).
Pria yang juga politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan dengan adanya 1 SMA atau SMK di kabupaten/kota yang padat penduduknya, diharapkan masyarakat bisa mempermudah akses pendidikan.
“Kami minta agar pemerintah pertimbangkan system zonasi sebaik mungkin lalu direncanakan untuk memubuat satu SMA atau SMK di masing-masing kecamatan yang padat penduduk,”jelasnya.
Sekedar diketahui, dalam proses rekrutmen didik ditingkat SMA dan SMK di Jatim, banyak dikeluhkan orang tua siswa jika menggunakan system zonasi. System tersebut dinilai banyak kelemahan sehingga banyak orang tua siswa berharap pemerintah tak memberlakukan system tersebut.










