Pimpian Dewan Jatim Apresiasi Gubernur Khofifah Entaskan Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal
Pimpian Dewan Jatim Apresiasi Gubernur Khofifah Entaskan Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) turut bangga dengan capaian Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang berhasil mengentaskan Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal. Hingga akhirnya zero alias terbebas pada penghujung tahun 2021 ini.
Wakil Ketua DPRD Jatim, Hj. Anik Maslachah menyebut, bahwa capaian Pemprov Jatim ini menjadi kado terindah bagi masyarakat Jatim, jelang tahun baru 2022. Dimana tidak hanya membebaskan Jatim dari Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal, tetapi menjadikan Desa Mandiri.
"Ya. Kado terindah buat masyarakat Jawa Timur, diakhir tahun 2021 Jatim berhasil jadi Provinsi yang bebas dari Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal, bahkan tertinggi atau terbanyak Desa Mandiri dan maju dibanding dengan Provinsi yang lain," ujarnya kepada RRI Surabaya, Rabu (29/12/2021).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tak segan untuk memberikan pujian setinggi langit, serta menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Selain itu, juga memuji kinerja Bupati dan Walikota yang turut kerja keras mendorong Desa Mandiri.
"Kami apresiasi atas kinerja Ibu Gubernur Jatim, ini buah dari sinergitas yang baik antara Pemprop dengan Bupati/Wali Kota atau Kepala Daerah dan tentu didukung dengan Desa, serta peran aktif masyarakat," tuturnya.
Hj. Anik Maslachah berharap, capaian ini terus memberikan motivasi bagi masyarakat Desa untuk semakin produktif, mandiri, dan berdaya.
"Saya berharap penghargaan ini memotivasi masyarakat untuk lebih produktif lagi, sistem pelayanan publik lebih baik lagi, sehingga ini akan berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi dan merata," harapnya.
Anggota Dewan Jatim ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, yang memberikan perhatian kepada kesejahteraan masyarakat Desa
"Kami juga mengucapkan terima kasih pada Mendes, upaya mewujudkan Desa Mandiri di Jatim sangat progresif, sehingga Jatim bisa mengurangi kemiskinan Desa sebesar 33.330 jiwa. Penghargaan ini akan memotifasi Desa untuk lebih bangkit dan priduktif lagi," tandasnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan Percepatan Pembangunan Desa Tahun 2021 dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Kementerian Desa PDTT). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa PDTT RI Abdul Halim Iskandar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (29/12/2021).
Penghargaan ini diraih Gubernur Khofifah atas komitmen dan kerja kerasnya dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa di Provinsi Jatim sehingga tahun 2021 ini sudah terbebas dari desa tertinggal dan sangat tertinggal.
7724 desa di Jawa Timur saat ini telah mencapai status berkembang, maju dan mandiri, serta tidak ada lagi desa dengan status tertinggal dan sangat tertinggal di Jatim.
Selain Gubernur Khofifah, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI juga memberikan penghargaan kepada 30 kepala daerah di Jatim yang terdiri dari 29 Bupati dan 1 Walikota yakni Walikota Batu yang dinilai berhasil melakukan percepatan pembangunan desa.











