gerbang baru nusantara

Lembaga Pendidikan, Guru dan Orangtua Perlu Duduk Bersama untuk Merumuskan Tujuan Wisata yang Aman dan Tidak Terlalu Jauh

Kecelakaan beruntun yang menimpa siswa sekolah saat melaksanakan study tour. Mulai study tour siswa SMK Linggar Kencana Depok di Ciater, Subang yang memakan korban 11 jiwa, disusul keselakaan sama yang dialami SMP PGRI 1 Wonosari Malang, di tol Jombang Mojokerto yang menewaskan 2 korban. Tak berselang lama, terjadi kembai kecelakaan bus Minanga yang membawa siswa SDN OKU Timur mengalami  kecelakaan di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, hingga menewaskan 2 orang. Insiden demi insiden mengundang keprihatinan Hj Lilik Hendarwati , anggota komisi C, DPRD Provinsi Jatim dari PKS.

Norah Hasanah
Rabu, 29 Mei 2024
Bagikan img img img img
Anggota komisi C, DPRD Provinsi Jatim Hj Lilik Hendarwati

Kecelakaan beruntun yang menimpa siswa sekolah saat melaksanakan study tour. Mulai study tour siswa SMK Linggar Kencana Depok di Ciater, Subang yang memakan korban 11 jiwa, disusul keselakaan sama yang dialami SMP PGRI 1 Wonosari Malang, di tol Jombang Mojokerto yang menewaskan 2 korban. Tak berselang lama, terjadi kembai kecelakaan bus Minanga yang membawa siswa SDN OKU Timur mengalami kecelakaan di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, hingga menewaskan 2 orang. Insiden demi insiden mengundang keprihatinan Hj Lilik Hendarwati , anggota komisi C, DPRD Provinsi Jatim dari PKS.

Berbagai kejadian itu menimbulkan reaksi beragam dari berbagai pihak. Mulai  Dinas Pendidikan melakukan evaluasi setelah kejadian  kecelakann.  Pelarangan sudah dilakukan Dinas Pendidikan di Jawa Tengah bahkan mengancam dan akan memberikan sangsi tegas  pada sekolah yang melanggar. Sementara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur juga sudah mengeluarkan imbauan bahwa study tour harus dilakukan atas izin kepala dinas. Ada tiga poin penting yang disampaikan kepala dinas. Yakni, pertama, mengharuskan sekolah untuk membuat standar operasional dan prosedur (SOP) tentang pengawasan seluruh rangkaian kegiatan dan harus dilakukan atas persetujuan seluruh pihak, mulai dari kepala sekolah, wali murid, guru, siswa dan diketahui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Kedua, study tour harus memprioritaskan lokasi di Jawa Timur. Meskipun tidak melarang ke tujuan di luar Jatim tapi harus mempertimbangkan tingkat urgensi kegiatan tersebut, ketiga,menegaskan agar sekolah tidak mencari keuntungan dari study tour yang diadakan.Termasuk keamanan dan kualitas transportasi yang digunakan.

Mengingat banyaknya tragedi beruntun yang terjadi membuat kita semua mulai berpikir, seberapa perlukah kegiatan study tour diadakan? .

 “Sudah sejak lama, study tour menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia pendidikan Indonesia.  Sebagai perjalanan wisata yang bermuatan edukasi atau pendidikan. Siswa diajak melihat langsung tempat-tempat bersejarah dan lokasi lainnya yang menjadi materi pembelajaran di sekolah. Ini adalah kesempatan mengajak siswa belajar sekaligus berwisata. Sayangnya biasanya biaya yang dikenakan juga cukup mahal. Baik siswa mampu maupun tidak dikenakan besaran biaya yang sama,”kata perempuan yang juga menjadi bendahara  DPW PKS Jatim ini.

 “Masalahnya study tour sudah menjadi tradisi di negara kita, rasanya ada yang hilang kalau tidak ada kegiatan study tour. Hanya saja menurut saya, tidak perlu yang jauh jauh sampai luar kota. Kalau mau kreatif mencari area yang dituju yang berkaitan  materi pelajaran di sekitar  lingkungan terdekat kita juga ada. Selain biaya tidak terlalu banyak, juga memberi kesempatan siswa tidak mampu tetap bisa ikut. Artinya perlu duduk bersama antara guru, lembaga pendidikan dan para orangtua untuk merumuskan tujuan wisata pendidikan yang aman dan tidak terlalu jauh” ujar Politisi perempuan PKS ini.

Ia juga menambahkan, sekolah tidak boleh mewajibkan siswa ikut study tour jika memang tidak ingin atau tidak mampu ikut. Sekolah bisa memberikan tugas pengganti bagi siswa yang tidak mengikuti study tour sehingga mereka tidak merasa terpaksa untuk ikut. Dengan begitu, tradisi yang telah berjalan lama bisa tetap dilakukan dengan aman dan selamat.

 

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu