Gandeng Kerjasama Dengan Malaysia, Jawa Timur Bidik Penguatan Sektor Pendidikan
Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Jajuk Rendra Kresna mengatakan pihaknya berharap rintisan kerjasama antara Jawa Timur dan Malaysia di sektor pendidikan bisa mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur.
Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Jajuk Rendra Kresna mengatakan pihaknya berharap rintisan kerjasama antara Jawa Timur dan
Malaysia di sektor pendidikan bisa mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur.
Sekedar diketahui,Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono menerima kedatangan Timbalan (Wakil) Menteri
Pendidikan Tinggi Malaysia Datuk Ts. Mustapha Sakmud dan Duta Besar Malaysia Untuk Indonesia Syed Mohammad Hasrin Tengku Hussin di Gedung
Negara Grahadi Surabaya, Selasa (25/6/2024).
Dalam kesempatan tersebut telah dibahas peningkatan kerjasama dalam bidang pendidikan. Sehingga ke depan diharapkan ada program-program
bilateral yang dapat meningkatkan SDM Malaysia dan Jawa Timur.
Jajuk mengatakan dari kerjasama tersebut dalam realisasinya dapat dilakukan beberapa macam diantaranya pertukaran baik siswa maupun
gurunya." Selain itu, juga bagaimana kita bersama-sama mengembangkan beberapa bidang keilmuan di Jatim dan Malaysia. Misalnya terkait
bidang teknologi informasi," imbuhnya, Rabu (26/6/2024)
Kebetulan sekali, sambung Jajuk, di Jawa Timur sekarang di kawasan KEK Singosari telah berdiri branch_ kampus King's College London yang
fokusnya di bidang IT, security data, dan bidang lain yang terkait. "Tentunya ini bisa dijadikan landasan untuk penguatan kerjasama di
teknologi informasi," tuturnya.
Politisi NasDem ini menambahkan kerja sama semacam ini tentunya akan memperkuat persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia. Untuk
itu,lanjutnya kerja sama diharapkan kedepannya dilanjutkan dalam pembahasan detil kesepahaman.
"Diharapkan kita juga bisa memiliki _sister province_ dengan Malaysia, seperti yang kita punya dengan Osaka dan West Australia. Payung dari
sistem ini akan memberikan manfaat dan akses lebih mudah untuk kerjasama yang lebih intens karena kita menyusun programnya tiap tahun," kata wanita yang juga ketua PMI kabupaten Malang ini.










