gerbang baru nusantara

Serap Aspirasi Masyarakat Sumenep, Abrari Fokus pada Infrastruktur, Irigasi, dan Ekonomi Maritim

Anggota DPRD Jatim serap aspirasi masyarakat di enam kecamatan Sumenep, menyampaikan usulan penting untuk kemajuan wilayah Madura yang diharapkan dapat diakomodasi pemerintah provinsi.

Syaiful Anam
Rabu, 11 Desember 2024
Bagikan img img img img

Kab. Sumenep – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan serap aspirasi masyarakat di enam titik yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Sumenep. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai usulan penting yang diharapkan dapat diakomodasi oleh pemerintah provinsi demi kemajuan wilayah Madura.

Yang pertama, terkait perbaikan infrastruktur jalan. Salah satu isu utama yang disampaikan masyarakat adalah kebutuhan mendesak untuk perbaikan jalan. Kondisi jalan yang kurang memadai dianggap menghambat arus transportasi di wilayah Madura. Warga berharap pemerintah segera meningkatkan kualitas akses jalan demi memperlancar aktivitas transportasi, baik untuk kepentingan ekonomi maupun mobilitas sehari-hari. Kedua, solusi kekeringan melalui sumur dalam permasalahan irigasi juga menjadi sorotan. Masyarakat mengeluhkan minimnya debit air pada musim kemarau yang mengakibatkan terganggunya sektor pertanian. Mereka mengusulkan program pengeboran sumur dalam dengan kedalaman di atas 100 meter. Hal ini penting mengingat sumur-sumur yang ada saat ini rata-rata hanya memiliki kedalaman 40–60 meter, sehingga tidak mencukupi untuk mengairi sawah dan lahan pertanian.

Ketiga, penanggulangan abrasi dengan tanggul laut masyarakat pesisir Sumenep juga menyoroti abrasi pantai yang terus mengikis bibir pantai hingga 1–2 meter setiap lima tahun. Mereka mendesak pemerintah untuk membangun tanggul laut yang lebih kuat sebagai langkah mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan pesisir. Keempat, pemasaran produk lokal di sektor ekonomi kreatif, masyarakat Madura telah memproduksi berbagai olahan tradisional, namun menghadapi kendala dalam memasarkan produk tersebut. Mereka meminta pemerintah untuk memfasilitasi akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional. Jika kendala pemasaran tidak teratasi, masyarakat khawatir kehilangan semangat untuk terus berkreativitas.

Kelima, pengelolaan hasil tangkapan ikan sebagai wilayah maritim, Madura memiliki potensi besar dalam sektor perikanan. Namun, masyarakat nelayan menghadapi tantangan besar ketika hasil tangkapan melimpah, yang sering kali hanya menjadi limbah karena tidak ada fasilitas penyimpanan yang memadai. Mereka mengusulkan pembangunan gudang pendingin serta pelatihan untuk mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah, seperti bahan kosmetik, pupuk, atau olahan lainnya.

Kami berharap melalui aspirasi yang disampaikan ini, masyarakat Madura berharap pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat segera merealisasikan program-program strategis yang mendukung kemajuan wilayah mereka. Dengan adanya perhatian terhadap infrastruktur, irigasi, abrasi, pemasaran produk, dan sektor perikanan, mereka optimis kesejahteraan masyarakat Madura dapat meningkat signifikan.

"Kami mendengar dan akan berusaha memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semoga semua aspirasi ini bisa segera terealisasi melalui sinergi dengan berbagai pihak," ujar Abrari, Minggu (24/11/2024).

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu