gerbang baru nusantara

Benjamin Tekankan Sosialisasi Pencegahan Penyakit Kronis Lewat Medical Check Up

Program cek kesehatan gratis atau Medical check up (MCU) resmi diberlakukan di seluruh Puskesmas di Indonesia pada Senin, 10 Februari 2025. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang enggan melakukan cek kesehatan karena takut penyakit dalam tubuh ketahuan semua.

Adi Suprayitno
Rabu, 26 Februari 2025
Bagikan img img img img
Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr Benjamin Kristianto MARS

Program cek kesehatan gratis atau Medical check up (MCU) resmi diberlakukan di seluruh Puskesmas di Indonesia pada Senin, 10 Februari 2025. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang enggan melakukan cek kesehatan karena takut penyakit dalam tubuh ketahuan semua.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr Benjamin Kristianto MARS mengungkapkan, terkadang bukan hanya persoalan biaya, di lapangan banyak masyarakat takut melakukan pemeriksaan kesehatan, karena orang tersebut khawatir mengetahui semua penyakitnya.

Dengan melihat mindset masyarakat, Benjamin menilai sosialisasi harus digalakkan untuk mengubah pola pikir masyarakat.

“Kami sudah sampaikan ke Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan, sosialisasi itu penting. Jangan sampai ada budaya takut ketahuan penyakitnya. Misal ketahuan punya penyakit darah tinggi atau kencing manis, maka budaya itu harus diubah,” paparnya, dikonfirmasi.

Benjamin optimis jika penyakit dapat dideteksi secara dini, maka penyakit bisa dicegah untuk mempertahankan hidup. Jika hasil MCU diketahui adanya penyakit, masyarakat langsung segera segera berobat.

“Jadi misalnya suatu tumor atau kanker pada saat grade pertama bisa kita hilangkan penyakit itu. Tapi kalau sudah pada fase yang berat maka tidak bisa apa-apa lagi, sulit,” jelasnya.

Politisi asal Partai Gerindra itu menekankan, pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Terutama penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes. Meski demikian, pencegahan tidak hanya terfokus pengobatan, tetapi harus menjaga pola makan yang sehat.

“Jadi jangan sampai terjadi stroke, serangan jantung, gagal ginjal, amputasi yang disebabkan penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Dicegahnya pun gampang, bukan selalu dengan obat, kadang-kadang pola makan. Misal kencing manis, dia dinasehati menjaga pola makan dan olahraga,” ucapnya.

Direktur RS Sheila Medika Sidoarjo itu berharap masyarakat untuk tidak takut dan ragu mengikuti program cek kesehatan gratis ini. Mengingat selama ini salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah tingginya biaya perawatan. Dengan begitu, penyakit baru terdeteksi setelah kondisi pasien sudah parah.

“Jadi jangan takut melakukan MCU, malah biaya ini ditanggung oleh negara. Mestinya bersyukur negara hadir dalam menyiapkan atau mencegah penyakit yang ada di masyarakat, jadi tidak perlu takut,” pintanya

Ketua KESIRA Jatim itu mengingatkan bahwa penyakit yang sudah berkembang sering kali meninggalkan dampak jangka panjang.

“Kalau penyakit itu sudah menyerang maka pasti ada sisa gejala. Misalnya orang kena darah tinggi lalu stroke, pasti ada sisa gejala, gejalanya lumpuh, sehingga dia tidak bisa bekerja dan beraktivitas dengan lancar,” bebernya.

Benjamin menerangkan bahwa program MCU yang dicanangkan Presiden Prabowo dilakukan secara berkala, dengan pemeriksaan awal mencakup tiga aspek utama, yaitu untuk mengetahui keadaan anemia, kencing manis, tensi, dengan foto rontgen untuk melihat paru-paru,” papar nya.

Benjamin juga menyoroti pentingnya pemeriksaan paru-paru mengingat tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Mengingat TBC di Indonesia cukup banyak, bisa sampai 15 kematian dalam satu hari.

"Maka dibikinkan program mencegah penyakit supaya rakyat Indonesia sehat, bukan setelah sakit dan menimbulkan gejala,” tegasnya.

Masyarakat yang melaksanakan pemeriksaan sesuai tanggal lahir. Hal ini bertujuan agar berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang. Pemeriksaan tahunan ini akan membantu mendeteksi pola penyakit masyarakat.

“Dengan sistem ulang tahun ini, tidak semua satu hari itu ulang tahun berbarengan, sehingga mencegah penumpukan dari masyarakat yang ingin mendapatkan MCU gratis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu