Maksimalkan Sistem Online, Inilah Cara Pemprov Jawa Timur Tarik Investor
Berbagai terobosan dilakukan Pemprov Jawa Timur untuk mempermudah investasi agar masuk di wilayahnya. Salah satunya dengan meluncurkan OSS-RBA (Online Sigle Submission-Risk Based Approach).
Berbagai terobosan dilakukan Pemprov Jawa Timur untuk mempermudah investasi agar masuk di wilayahnya. Salah satunya dengan meluncurkan OSS-RBA (Online Sigle Submission-Risk Based Approach).
Anggota komisi C DPRD Jawa Timur Mohammad Sholeh mengatakan sistem perizinan online yang mengintegrasi semua jenis izin usaha dalam satu platform.
"Dengan pendekatan berbasis resiko, sistem ini memudahkan pelaku usaha karena disesuaikan dengan tingkat resiko usaha mereka, mempercepat proses dan mengurangi birokrasi." Semua proses dan data bisa dipantau secara transparan secara realtime. Program ini dikelola oleh DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu),"ujar politisi
Demokrat ini saat menghadiri diskusi Podcast Kopinawa di Surabaya, selasa 27 Mei 2025.
Pria asal Mojokerto ini mengatakan dengan sistem online, biasanya calon investor jarang sekali harus datang ke kantor dinas. " Cukup lewat komputer atau HP pengurusan ijin usaha sekarang bisa dimana saja, "tuturnya.
DPMPTSP Jawa Timur, sambung Sholeh, menyediakan layanan helpdesk baik secara online maupun oflin."Pelaku usaha bisa mengakses konsultasi dan pendampingan langsung agar proses perizinan berjalan lancar.
"Ini memastikan setiap pengguna mendapatkan dukungan penuh kapanpun mereka membutuhkan," tandasnya.
Pada awal tahun 2025, Jawa Timur mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp36 triliun, naik 0,4% dibandingkan triwulan sebelumnya. Mayoritas investasi berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp22,1 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp13,9 triliun. Jawa Timur juga menduduki posisi ke-3 dalam realisasi investasi PMDN nasional setelah Jakarta dan Jawa Barat.










