gerbang baru nusantara

DPRD Jatim Apresiasi Polda Jatim: Kawal Ketahanan Pangan untuk Membangun Stabilitas Negara

Swasembada pangan nasional terus menjadi perhatian kepolisian. Sejumlah program ketahanan pangan yang di kawal Polda Jawa Timur beserta jajaran sukses menumbuhkan potensi kemampuan ekonomi masyarakat dari sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Rahmat Hidayat
Senin, 04 Agustus 2025
Bagikan img img img img
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Dr Freddy Poernomo

Swasembada pangan nasional terus menjadi perhatian kepolisian. Sejumlah program ketahanan pangan yang di kawal Polda Jawa Timur beserta jajaran sukses menumbuhkan potensi kemampuan ekonomi masyarakat dari sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Salah satunya ketahanan pangan melalui program tanam jagung untuk mewujudkam Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) adalah salah satu komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal ketahanan pangan.

Kesuksesan Polda Jawa Timur dibawah komando Irjenpol Drs. Nanang Avianto, M.Si. mendapat apresiasi DPRD Jawa Timur.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Dr Freddy Poernomo menyampaikan, peran Polri sebagai amanah Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto harus terus ditingkatakan dan diperkuat. Apalagi urusan pangan menjadi wilayah wajib yang harus dijaga oleh semua stakeholder. Termasuk Forkompimda juga berperan penting menjaga ketahanan pangan rakyat. 

“Panen raya jagung menunjukkan keseriusan kominikasi forkompimda menjaga ketahanan pangan rakyat,” tandas Freddy Poernomo.

Politisi Partai Golkar Jawa Timur ini, menunjukkan bahwa peran Polri dengan terlibat di ketahanan pangan sebagai wujud bahwa Polri dekat dengan rakyat.

“Polisi dekat dan melayani masyarakat, sekalian menjaga stabilitas negara. Wujud dilihatkan melindungi rakyat, dengan memberi pembinaan dan menvegah kejahatan juga dipriortaskan. Ada edukatif yang harus dibangun,” tegas doktor ilmu hukum pemerintahan alumnus Unair ini.

Lanjut Freddy, program ketahanan pangan merupakan sektor kebutuhan pokok. Ketahanan pangan adalah urusan wajib, negara harus hadir salah satunya peran Polri.

“Ketahanan pangan bisa beremplisit pada  meredahkan aksi kriminalitas,” sebutnya. 

Karena itu, Polri dan stakeholder terkait juga harus menggawal selama proses menjelang tanam sampai proses panen. “Harus ketersediaan pupuk yang selama ini menjadi keluhan petani karena langka. Saat panen juga dijaga, agar nilai positifnya tidak melonjak,” sebut Freddy. 
Sebelumnya Irjenpol Nanang Avianto bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur melaksanakan panen raya jagung di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Kamis, 5 Juni 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya jagung serentak kuartal II yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto melalui konferensi video dari Kalimantan Barat. Panen tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mendukung program swasembada pangan nasional.

Irjen Nanang menyebutkan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan daerah, yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.

"Polri, khususnya Polda Jatim, hadir sebagai pendamping sekaligus penggerak. Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah dan petani agar produksi pangan, khususnya jagung, terus meningkat," ujar Irjen Nanang.

Data dari BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2024 menyatakan bahwa produksi jagung Jawa Timur Tembus 4 Juta Ton (4.494.968,78 ton) pada 2024. Jawa Timur memproduksi jagung pada 2024 yang merupakan jumlah produksi tertinggi di Indonesia. Jagung merupakan salah satu komoditas pangan penting di Indonesia, terutama sebagai bahan baku industri pakan ternak dan makanan. Selain itu, jagung juga menjadi sumber karbohidrat bagi sebagian masyarakat.

Produksi jagung di Indonesia sendiri cukup besar pada 2024. Jumlahnya bahkan meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya. Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung di Indonesia pada 2024 berada di angka 15.207.141,46 ton. Sementara itu, produksi jagung pada tahun 2023 hanya sebesar 14.774.432,52 ton. Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar produksi jagung Indonesia. Pada tahun 2023, produksi jagung Jawa Timur tembus 4.795.780,82 ton.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu