Indra Widya Agustina Apresiasi Pidato Presiden Prabowo: Tegaskan Komitmen Kedaulatan Pangan
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur dari Fraksi Demokrat, Indra Widya Agustina, menyampaikan apresiasi tinggi atas pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR–DPR, yang mengusung visi menjadikan kedaulatan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa.
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur dari Fraksi Demokrat, Indra Widya Agustina, menyampaikan apresiasi tinggi atas pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR–DPR, yang mengusung visi menjadikan kedaulatan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyebut bahwa sektor pangan menjadi prioritas pertama dalam RAPBN 2026, bahkan mengalokasikan anggaran besar hingga Rp 164,4 triliun untuk penguatan ketahanan pangan nasional.
Melalui dana tersebut, pemerintah akan mendorong cetak sawah baru, penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran, dukungan bibit unggul, mesin pertanian modern, hingga jaminan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah. Selain itu, sektor pangan juga dilengkapi dengan penguatan Bulog sebagai penyangga stok dan pelindung petani, dengan alokasi dana sekitar Rp 22,7 triliun.
Menanggapi hal itu, Indra mengapresiasi karena Presiden Prabowo mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
“Pidato Presiden lewat penguatan Pasal 33 UUD 1945 memang mencerminkan tekad untuk mengutamakan hajat hidup orang banyak. Presiden ingin memaksimalkan pengelolaan kekayaan negeri selama–selamanya sebesar-besarnya untuk rakyat,” katanya.
Indra melihat bahwa penekanan Presiden pada swasembada pangan dan pemenuhan kebutuhan rakyat menegaskan misi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan dan mandiri ekonomi.
"Masalah ketahanan pangan menjadi konsentrasi utama—Indonesia harus berdaulat dalam urusan pangan dan mencapai swasembada, terutama beras dan jagung," lanjutnya.
Strategi yang diwacanakan seperti subsidi pupuk dan mekanisasi pertanian dipandang Indra akan berdampak besar pada daerah agraris seperti Jawa Timur.
"Jatim sebagai lumbung pangan siap menjadi penopang utama. Dengan sinergi kebijakan pusat dan daerah, target swasembada bisa dicapai," imbuhnya optimis.
Menutup pernyataannya, politisi Demokrat itu menegaskan bahwa DPRD Jatim akan mendukung penuh arah kebijakan Presiden yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, serta memastikan kebijakan pro-pangan ini terealisasi dengan efektif di daerah.
"Kami akan terus mendorong agar kebijakan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani dan konsumen," tutup Indra.










