gerbang baru nusantara

Program Padat Karya Lewat Paket Ekonomi 2025, Hermin: Inilah Cara Pemerintah Ciptakan Lapangan kerja

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru lewat padat karya, pemerintah  resmi meluncurkan Program Paket Ekonomi 2025.

Try Wahyudi
Selasa, 16 September 2025
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jawa Timur Hermin

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru lewat padat karya, pemerintah  resmi meluncurkan Program Paket Ekonomi 2025.

Anggota DPRD Jawa Timur Hermin mengatakan program pemerintah yang dikenal dengan 8+4+5 merupakan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memperkuat sektor riil, menjaga daya beli masyarakat, dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi global dan untuk mengantisipasi potensi tantangan di masa mendatang.

"Paket ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional serta memastikan daya beli masyarakat tetap kuat melalui berbagai program stimulus," ujar politisi Gerindra ini, Selasa (16/9/2025).

Wanita asal Jember ini mengatakan melalui program-program akselerasi, pemerintah berupaya mendukung dan memperkuat sektor riil serta UMKM agar dapat pulih dan berkembang lebih baik.

"Stimulus ini dirancang untuk menjaga stabilitas dan keseimbangan perekonomian Indonesia di tengah dinamika global dan potensi tekanan ekonomi internasional," jelasnya.

Hermin lalu menyoroti salah satu program tersebut adalah padat karya. Menurutnya dengan stimulus ini juga harapannya uang negara bisa langsung berdampak ke masyarakat, termasuk membuka lapangan pekerjaan.

"Saya mendapat informasi kalau stimulus ini diberikan dengan harapan dapat mempercepat pelaksanaan proyek-proyek padat karya. Tentunya hal ini sangat diharapkan oleh masyarakat, khususnya di Jawa Timur," tandasnya.

Pemerintah resmi meluncurkan stimulus ekonomi 8+4+5 sebagai strategi baru untuk menghadapi tantangan global dan menjaga pertumbuhan nasional. Paket kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Senin (15/9/2025) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dikutip dari siaran pers Kemenko Bidang Perekonomian, langkah ini disiapkan untuk memperkuat daya tahan ekonomi, meningkatkan investasi, dan membuka peluang kerja bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa stimulus ini dirancang tidak hanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat pondasi ekonomi nasional di masa depan.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu