gerbang baru nusantara

UMKM dan Wisata Jadi Kekuatan Ekonomi Surabaya, Lilik Hendarwati: Pemerintah Wajib Hadir

Anggota DPRD Jatim dapil Surabaya, Hj. Lilik Hendarwati, menegaskan UMKM dan pariwisata adalah dua kekuatan ekonomi kota yang tak terpisahkan. Ia meminta pemerintah hadir lebih kuat dalam peningkatan kualitas produk, sertifikasi, dan pemasaran, agar Surabaya makin kokoh sebagai pusat wisata kuliner dan ekonomi kerakyatan.

Yuli Iksanti
Jumat, 26 September 2025
Bagikan img img img img
Anggota DPRD Jatim dapil Surabaya, Hj. Lilik Hendarwati, menegaskan pentingnya sinergi UMKM dan wisata sebagai kekuatan ekonomi kota, Jumat (26/09/2025).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan (dapil) Surabaya, Hj. Lilik Hendarwati, menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tidak bisa dipisahkan dari pengembangan pariwisata.

Menurutnya, UMKM dan wisata merupakan dua kekuatan ekonomi Surabaya yang saling melengkapi.


UMKM dan Wisata Tak Terpisahkan

“Kalau kita bicara UMKM dan wisata, ini sesungguhnya seperti dua mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Di mana ada wisata, maka di situ akan muncul UMKM,” ujar Lilik.

Ia menjelaskan, setiap destinasi wisata selalu membutuhkan keberadaan UMKM, baik dalam bentuk kuliner khas maupun suvenir yang menjadi identitas daerah.

Lilik mencontohkan Surabaya dengan semanggi, lontong balap, hingga rujak cingur, yang tidak hanya menjadi daya tarik wisatawan tetapi juga memperkuat identitas kota.

“Apalagi kalau oleh-oleh atau suvenir itu punya cerita historis daerah, maka wisatawan akan menjadikannya sebagai kenangan wajib,” tambahnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Lilik juga memanfaatkan momen reses untuk mendorong promosi UMKM Surabaya.


Peran Pemerintah Diperlukan

Politisi PKS itu mengapresiasi terobosan Pemerintah Kota Surabaya yang telah menyediakan sentra wisata, mengembangkan destinasi baru, hingga transportasi Suroboyo Bus yang menghubungkan titik-titik wisata.

Namun, menurutnya, peran pemerintah masih sangat dibutuhkan, khususnya dalam meningkatkan kualitas produk UMKM.

“Makanan yang dijadikan oleh-oleh itu harus bisa tahan lama hingga dua atau tiga hari. Itu butuh dukungan pemerintah, mulai dari penguatan produk, kemasan, branding, sampai sertifikasi halal dan NIB,” tegasnya.

Senada dengan pandangan Lilik, anggota DPRD Jatim lainnya, Puguh Wiji Pamungkas, sebelumnya juga menilai penguatan UMKM dan pariwisata dapat menjadi arah pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Jawa Timur.


Komitmen Membina UMKM Surabaya

Sebagai bentuk kepedulian, Lilik membina komunitas Laksita Semesta Academy yang mendampingi UMKM Surabaya melalui pelatihan, fasilitasi sertifikasi, hingga pembukaan akses pemasaran.

“Harapannya, UMKM lebih legal, berdaya, dan punya peluang pasar yang lebih luas,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim tersebut.

Ia optimistis, dengan sinergi antara UMKM dan pariwisata, Surabaya dapat memperkuat posisi sebagai kota wisata kuliner sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Jawa Timur.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu