Gapoktan Sampaikan Aspirasi Langsung pada Reses Deni Prasetya
Anggota DPRD Jatim, Deni Prasetya, menyerap aspirasi petani di Kecamatan Puger dalam Reses III 2025. Warga meminta alsintan, perbaikan irigasi, akses jalan persawahan, dan dukungan UMKM.
Aspirasi Petani Didominasi Infrastruktur Pertanian
PUGER, JEMBER - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Jember–Lumajang, Deni Prasetya, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat melaksanakan Reses III Tahun 2025 di Dusun Krajan, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, pada Rabu (19/11/2025).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara masyarakat—terutama petani, kelompok tani (poktan), dan gabungan kelompok tani (gapoktan)—dengan wakil rakyat untuk menyampaikan kebutuhan dasar sektor pertanian.
Warga Puger menyampaikan beberapa kebutuhan prioritas, seperti pengadaan alat mesin pertanian (alsintan), peningkatan akses jalan menuju area persawahan, perbaikan saluran irigasi, serta dukungan pemberdayaan pelaku UMKM.
“Saya berharap tahun depan bisa terealisasi pengadaan alat pertanian, pembangunan jalan, dan perbaikan irigasi. Karena hal tersebut sangat penting bagi para petani,” ujar Muhammad Hafid, warga Puger.
Kaitannya dengan kebutuhan alsintan dan perhatian terhadap petani di Jatim dapat dilihat pada pembahasan resmi sebelumnya mengenai pemenuhan alat pertanian bagi petani Madura
(Baca Selengkapnya: Penguatan alsintan untuk petani Madura)
Legislator Komisi B Jatim Siap Kawal dalam APBD 2026
Menanggapi aspirasi tersebut, Deni Prasetya menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan warga agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Ia menyebut sejumlah masukan akan diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.
“Akan kita upayakan dan kita kawal agar seluruh aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti,” tegas Deni.
Ia juga mengingatkan bahwa persoalan infrastruktur pertanian—mulai dari sarana produksi hingga akses distribusi—berkaitan langsung dengan daya saing dan kesejahteraan petani di daerah.
(Baca Selengkapnya: Dorongan insentif bagi petani dalam kebijakan lahan)
Pelaksanaan Reses Tertata per Sektor
Pada kesempatan itu, Deni yang juga Wakil Ketua GP Ansor Jawa Timur Bidang Pertanian dan Perkebunan memfokuskan reses pada sektor pertanian. Kehadiran peserta pun merupakan undangan khusus dari unsur petani, poktan, dan gapoktan.
Sebelumnya, Deni telah menggelar reses di Kecamatan Umbulsari bersama pegiat seni budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat pembudidaya ikan.
“Pelaksanaan reses hari ini memang kami fokuskan pada petani, poktan, dan gapoktan. Kemarin kami melaksanakan reses di Kecamatan Umbulsari bersama pegiat kesenian dan budaya, pelaku UMKM, dan pembudidaya ikan,” jelasnya.
Dukungan terhadap sektor UMKM dan produk unggulan daerah juga pernah dibahas dalam konteks penguatan komoditas lokal seperti cerutu Jember.
(Baca Selengkapnya: Dorongan DPRD Jatim terhadap industri cerutu Jember)
Aspirasi Menjadi Bahan dalam Perumusan Kebijakan Daerah
Deni menjelaskan bahwa Reses III DPRD Jawa Timur Tahun 2025 berlangsung pada 17–24 November 2025. Setiap aspirasi masyarakat akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah, termasuk APBD Tahun Anggaran 2026.
“Tujuan kegiatan reses adalah memunculkan rekomendasi, masukan, dan memastikan setiap keluhan masyarakat menjadi acuan penting dalam perumusan kebijakan daerah serta penyusunan APBD tahun depan,” pungkas Sekretaris Fraksi NasDem tersebut.










