Fuad Benardi Dorong Milenial dan Gen Z Pandai Membaca Peluang Usaha
Fuad Benardi dorong milenial dan Gen Z ciptakan peluang usaha di tengah terbatasnya lapangan kerja, serta membuka akses permodalan dan ruang komunikasi melalui Rumah Inspirasi.
SURABAYA – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Fuad Benardi, mendorong kalangan milenial dan Gen Z untuk lebih kreatif melihat peluang usaha di tengah ketatnya persaingan pasar kerja. Pesan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan reses di Bratang Binangun, Kelurahan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, pada Sabtu (22/11/2025).
Dalam kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan tersebut memaparkan kinerja legislatifnya serta mengajak anak muda tidak hanya mengandalkan lowongan pekerjaan (loker), tetapi juga berani berinovasi.
“Anak muda harus lebih kreatif dan mampu melihat peluang usaha. Jangan hanya bergantung pada perusahaan untuk mencari pekerjaan,” tegasnya.
Kondisi Ekonomi dan Keterbatasan Lapangan Kerja
Anggota Komisi C DPRD Jatim ini menjelaskan bahwa kondisi dunia usaha saat ini masih menantang. Sementara jumlah lulusan SMA, SMK, hingga perguruan tinggi terus bertambah setiap tahun. Karena itu, kemampuan membaca peluang menjadi kunci.
Fuad mencontohkan kelompok pemuda di kawasan tersebut yang melihat potensi usaha ternak ulat pakan untuk pemancing, yang selama ini dipasok dari Malang.
“Ini peluang yang bisa mereka kembangkan, dan tentu akan saya dukung,” ujarnya.
Pernyataan ini sejalan dengan dorongan DPRD Jatim agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap inklusif dan pro-masyarakat, sebagaimana upaya lembaga dalam mengawal kebijakan investasi yang ramah UMKM.
(Baca Selengkapnya: DPRD kawal kebijakan pro-bisnis)
Peluang Permodalan untuk Anak Muda
Fuad menegaskan bahwa berbagai skema permodalan dapat dimanfaatkan anak muda, termasuk program pemberdayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun fasilitas pembiayaan dari bank milik BUMD.
Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya pada tahun mendatang juga akan menyalurkan program Rp5 juta per RW, yang disebutnya dapat menjadi stimulan usaha skala kecil bagi pemuda.
“Yang terpenting adalah kemauan kuat untuk berusaha dan membaca potensi ekonomi yang ada,” tambahnya.
(Baca Selengkapnya: Penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Jatim)
Rumah Aspirasi Sebagai Ruang Publik
Dalam sesi dialog, Fuad memperkenalkan Rumah Inspirasi yang ia dirikan di Jalan Raya Bratang Binangun sebagai ruang komunikasi publik. Tempat tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk mendapatkan informasi, berkonsultasi, atau menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemerintah.
“Rumah inspirasi ini menjadi jembatan komunikasi agar masalah publik bisa diselesaikan bersama,” pungkasnya.










