Kuota Mudik Gratis Ditambah, DPRD Jatim Beber Titik Rawan Macet di Malang Raya
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Siadi mengungkap tiga titik rawan kemacetan di Malang Raya saat mudik Lebaran 2026 serta adanya tambahan kuota program mudik gratis bagi masyarakat.
DPRD Jatim Ingatkan Titik Rawan Kemacetan di Malang Raya
SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Siadi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menuju wilayah Malang Raya untuk mewaspadai sejumlah titik rawan kemacetan. Menurutnya, terdapat beberapa jalur strategis yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan selama periode arus mudik Lebaran.
Politisi Partai Golkar tersebut menyebutkan sedikitnya tiga titik rawan kemacetan di kawasan Malang Raya yang perlu diantisipasi oleh pemudik.
Pertama, jalur Karanglo menuju Kota Batu di wilayah Malang Utara.
Kedua, jalur menuju kawasan Bromo, khususnya di area Wendit hingga exit toll Pakis.
Ketiga, jalur simpang empat Pantai Balekambang di wilayah Malang Selatan.
“Malang Raya merupakan salah satu tujuan wisata utama. Saat libur Lebaran, Natal, maupun hari besar lainnya, biasanya diterapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan,” ujar Siadi, Jumat (06/03/2026).
Kuota Mudik Gratis Malang Raya Ditambah
Selain mengingatkan potensi kemacetan, Siadi juga menyampaikan bahwa masyarakat Malang Raya yang ingin mengikuti program mudik gratis tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan kuota.
Ia menyebut pemerintah menambah kuota program mudik gratis bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya mendapatkan informasi di lapangan bahwa terdapat tambahan kuota sekitar 100 kursi. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis,” jelasnya.
Penambahan armada bus tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta sehingga jumlah kuota pemudik meningkat dan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk pulang kampung saat Lebaran.
Program mudik gratis juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi kepadatan kendaraan pribadi serta meningkatkan keselamatan perjalanan pemudik.
Rekayasa Lalu Lintas Jadi Strategi Antisipasi
Siadi menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurai kepadatan kendaraan selama arus mudik Lebaran di Malang Raya.
Langkah ini biasanya diterapkan pada jalur wisata yang mengalami lonjakan kendaraan selama musim liburan.
Upaya pengaturan arus mudik sebelumnya juga menjadi perhatian DPRD Jawa Timur untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta menekan angka kecelakaan lalu lintas Selain itu, strategi penanganan arus mudik juga perlu mempertimbangkan faktor cuaca dan kesiapan infrastruktur agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar Beberapa jalur alternatif juga kerap dibuka untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama musim mudik Lebaran
baca selengkapnya:
-
DPRD Jatim menilai penurunan angka kecelakaan saat Lebaran menjadi indikator keberhasilan manajemen arus mudik
-
DPRD Jatim mengingatkan pentingnya strategi matang menghadapi cuaca ekstrem saat musim mudik
-
jalur tol dan jalur alternatif disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran di Jawa Timur
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya, dapat berjalan lebih aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.










