gerbang baru nusantara

Lestarikan Warisan Budaya, Disbudpar dan DPRD Provinsi Jatim Gelar Wayang Kulit 'Aji Narantaka' di Ponorogo

DPRD Jawa Timur bersama Disbudpar Jatim menggelar pertunjukan wayang kulit lakon Aji Narantaka di Ponorogo. Atika Banowati, anggota DPRD Jawa Timur Dapil IX, menegaskan bahwa wayang kulit merupakan warisan budaya yang harus dijaga sebagai identitas dan sumber nilai bagi generasi muda.

Yuli Iksanti
Senin, 08 Juni 2026
Bagikan img img img img
Atika Banowati DPRD Jawa Timur Dapil IX Ponorogo membuka pergelaran wayang kulit lakon Aji Narantaka sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Jawa Timur sekaligus penguatan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Wayang Kulit Jadi Sarana Pelestarian Budaya Jawa Timur

PONOROGO – Komitmen menjaga dan merawat eksistensi seni tradisional terus digelorakan di Bumi Reog. Sebagai langkah konkret pelestarian warisan budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Jawa Timur menggelar pergelaran wayang kulit semalam suntuk di Pelataran Ndoro, Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo, Sabtu (6/6/2026).

Acara yang menyedot antusiasme ratusan warga tersebut menghadirkan dalang Ki Eko Prisdianto dengan membawakan lakon epik Aji Narantaka.

Pergelaran budaya ini dibuka oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Atika Banowati. Turut hadir Anggota Komisi V DPR RI Ali Mufthi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Ponorogo Ramsa, serta sejumlah tokoh masyarakat Ponorogo.

Baca Selengkapnya: DPRD Jatim sebelumnya mendorong kolaborasi antara organisasi profesi dan seniman lokal untuk memperkuat ekosistem seni dan budaya daerah

Atika Banowati: Wayang Kulit Bukan Sekadar Hiburan

Dalam sambutannya, Atika Banowati menegaskan bahwa wayang kulit bukan sekadar tontonan hiburan, melainkan tuntunan hidup yang sarat nilai filosofis dan moral.

Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, seni tradisional harus tetap menjadi jangkar identitas generasi muda.

“Wayang kulit adalah mahakarya yang memuat kompas moral kehidupan kita. Melalui kegiatan malam ini, kita tidak hanya menonton pertunjukan, tetapi sedang menginvestasikan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus agar mereka tidak kehilangan jati diri sebagai orang Jawa dan bangsa Indonesia,” ujar Atika Banowati.

Ia juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan wayangan di Pelataran Ndoro merupakan nazar yang telah lama ingin diwujudkannya.

“Saya memang punya nazar ingin wayangan di tempat Eyang Tondokusumo ini, dan itu sudah lama. Alhamdulillah, baru malam ini terlaksana,” katanya.

Politisi Partai Golkar tersebut turut mengapresiasi kolaborasi antara Disbudpar Jatim dan DPRD Jatim yang konsisten memberikan ruang bagi pemajuan kebudayaan daerah.

Baca Selengkapnya: DPRD Jatim sebelumnya mendukung kegiatan seni dan musik daerah sebagai sarana menggerakkan ekonomi kreatif serta kebangkitan UMKM lokal

Budaya, Pariwisata, dan UMKM Bergerak Bersama

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Ali Mufthi menyampaikan bahwa pemilihan lakon Aji Narantaka membawa pesan tentang perjuangan, keteguhan hati, dan pengendalian hawa nafsu yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Menurutnya, dukungan legislatif terhadap program berbasis kebudayaan memiliki multiplier effect yang besar, terutama dalam mendorong sektor pariwisata daerah dan menggerakkan pelaku UMKM.

“Dukungan terhadap kegiatan budaya memberikan dampak besar bagi pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto yang menjadi pusat kegiatan tampak hidup hingga dini hari. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar turut menggerakkan roda ekonomi lokal melalui aktivitas para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat sekaligus berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah.

Baca selengkapnya: DPRD Jatim juga mendorong pelestarian budaya lokal melalui pertunjukan seni tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya masyarakat Jawa Timur

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu