gerbang baru nusantara

Abrari Dapil XIV DPRD Jatim Minta Pemeriksaan Ketat Seluruh Kapal Pascakebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim dari Dapil XIV Madura Abrari meminta pemeriksaan ketat seluruh kapal dan evaluasi keselamatan pelayaran usai kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.

Gegeh Bagus S
Senin, 03 Agustus 2026
Bagikan img img img img
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Abrari menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep.

DPRD Sampaikan Duka dan Dorong Evaluasi Keselamatan Pelayaran

SURABAYA – Musibah kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Abrari.

Anggota Komisi D DPRD Jatim itu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi laut, termasuk pemeriksaan ketat terhadap seluruh kapal yang akan beroperasi.

"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya lima korban dalam musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya, Senin (3/8/2026).

Baca Selengkapnya:

Abrari juga mendoakan ratusan penumpang dan awak kapal yang berhasil dievakuasi agar segera pulih, baik secara fisik maupun psikologis.

Menurutnya, korban yang selamat memerlukan perhatian, termasuk pendampingan psikologis akibat trauma yang dialami selama peristiwa tersebut.

"Semoga seluruh korban yang berhasil diselamatkan diberikan kesehatan dan kekuatan. Trauma akibat musibah seperti ini tentu membutuhkan perhatian serius, sehingga pendampingan psikologis juga penting dilakukan," kata legislator yang akrab disapa Mas AB itu.

Minta Pemeriksaan Ketat Seluruh Kapal

Politikus PDI Perjuangan asal Kabupaten Sumenep itu menilai tragedi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat standar keselamatan pelayaran.

Ia meminta seluruh kapal yang akan beroperasi menjalani pemeriksaan menyeluruh guna memastikan kelayakan armada dan perlengkapan keselamatan sebelum diberangkatkan.

"Kami berharap pihak-pihak terkait melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap setiap kapal sebelum berlayar. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang," tegasnya.

Abrari juga mengungkapkan bahwa DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep telah meminta Bupati Sumenep memberikan perhatian dan bantuan maksimal kepada seluruh pihak yang terdampak musibah tersebut.

Perkuat Koordinasi Penanganan Korban

Selain itu, Abrari mendorong koordinasi lintas instansi terus diperkuat selama proses penanganan korban masih berlangsung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh instansi terkait sangat penting agar proses evakuasi, pencarian korban, serta pelayanan kepada korban dan keluarga berjalan optimal.

"Kami meminta seluruh pihak terkait, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kabupaten, terus melakukan komunikasi aktif dalam penanganan lalu lintas darat, laut, maupun udara agar proses evakuasi, pencarian, hingga pelayanan kepada korban berjalan optimal," tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 236 penumpang dan awak KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep pada Minggu (2/8/2026) berhasil dievakuasi. Lima orang dinyatakan meninggal dunia. Hingga Senin (3/8/2026), tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian sembari mencocokkan jumlah korban dengan data manifes penumpang.

Berita Terkait

Berita Terkait

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Agenda DPRD Provinsi Jawa Timur

Index Menu

Index Menu