Tajemtra Jember 2026 Diprediksi Diikuti 25.613 Peserta, Achmad Anis Dorong UMKM Lokal Ikut Diuntungkan
Anggota DPRD Jatim Achmad Anis mendorong Tajemtra Jember 2026 tidak hanya meriah secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi UMKM dan pelaku usaha lokal.
SURABAYA – Pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 diprediksi kembali meriah dengan jumlah peserta mencapai 25.613 orang. Peserta akan memadati rute utama mulai dari wilayah Tanggul hingga Alun-Alun Jember.
Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi peserta Tajemtra dalam data pelaksanaan 2015–2026. Sebagai perbandingan, Tajemtra 2024 diikuti 15.155 peserta, sedangkan pada 2025 tercatat 15.171 peserta. Tajemtra 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (5/9/2026).
Anggota DPRD Jatim Achmad Anis mengatakan Tajemtra harus mampu memberikan dampak ikutan yang nyata, terutama bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di sepanjang jalur yang dilewati para peserta.
"Kegiatan seperti Tajemtra ini memiliki daya tarik massa yang luar biasa besar, mencapai puluhan ribu orang. Oleh karena itu, orientasinya tidak boleh hanya berhenti pada sukses penyelenggaraan dan kemeriahan fisik di jalan raya saja. Pemerintah daerah bersama panitia harus memastikan adanya perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar rute, mulai dari pedagang kecil, penyedia akomodasi, hingga sektor jasa lokal," ujar politikus Golkar ini, Jumat (4/9/2026).
Baca Selengkapnya:
-
DPRD Jatim mendorong pelatihan wirausaha, penguatan UMKM, pendampingan usaha, dan akses pembiayaan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat
-
Suwandy mendorong sinergi UMKM dengan Koperasi Desa Merah Putih serta pelatihan keterampilan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa
-
DPRD Jatim juga menempatkan pemberdayaan ekonomi, UMKM, dan pelatihan kerja sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan usaha dan pekerjaan bagi masyarakat
Tajemtra Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Butuh Manajemen Pengamanan yang Maksimal
Pria asal Jember ini menyoroti pentingnya manajemen pengamanan jalur, pengaturan arus lalu lintas secara terpadu, serta standar kebersihan lingkungan pascaacara agar euforia keramaian tidak meninggalkan masalah baru bagi kenyamanan warga Jember.
"Persiapan infrastruktur pendukung, kelancaran lalu lintas, dan mitigasi sampah harus dipersiapkan secara matang. Dengan kolaborasi yang baik antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, Tajemtra bisa menjadi etalase budaya sekaligus motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan," imbuhnya.
Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut dimulai dari Alun-Alun Tanggul pada pukul 13.00 WIB dan berakhir di kawasan Alun-Alun Jember. Peserta akan menempuh lintasan sekitar 30 kilometer, menyusuri jalur Tanggul menuju pusat Kota Jember.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 25.613 orang, Tajemtra 2026 menjadi pelaksanaan dengan jumlah peserta tertinggi dalam catatan 2015–2026. Besarnya jumlah peserta juga membuka peluang bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, penyedia akomodasi, serta sektor jasa lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.










