Datangkan Gula Import, DPRD Jatim Kecam Mendag
DPRD Jatim kecam pernyataan Mendag Enggartiasto Lukita atas keputusannya mengimport 1,1 juta ton gula di tahun 2019.
“Jelas mengancam gula petani lokal di Indonesia, khususnya di Jawa Timur,”ungkap Ketua Komisi B DPRD Jatim Ach. Firdaus Febrianto di Surabaya, Selasa (15/1).
Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan seharusnya pemerintah membuat kebijakan yang pro rakyat.”Kalau niat mensejahterakan ya bua kebijakan yang pro rakyat,”sambung pria asal Lamongan. Firdaus juga mengkritik statemen Mendag salah satu alasan import adalah kualitas gula dalam negeri rendah.
“Bagaimana caranya pemerintah harus mengucurkan dana untuk memperbaiki kualitas gula lokal. Jangan dijadikan alasan untuk mensengsarakan rakyat. Kalau dasarnya komoditi selalu rendah kualitasnya, maka akan memancing komoditi lainnya untuk melakukan import,”jelasnya.
Sekedar diketahui,Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berencana melakukan impor gula dengan alasan kualitas gula dalam negeri sangat rendah dan stok gula tidak mencukupi kebutuhan industri. Dia menilai gula impor sangat bagus kualitasnya











