UMKM Butuh Permodalan, Komisi C Minta Bank Jatim Tak Persulit
UMKM Butuh Permodalan, Komisi C Minta Bank Jatim Tak Persulit
UMKM Butuh Permodalan, Komisi C Minta Bank Jatim Tak Persulit
Masalah klasik hingga kini yang dialami oleh mayoritas pelaku UMKM di Jawa Timur adalah persoalan mendapatkan pinjaman di Bank Jatim, karena pihak Bank kerap sekali menilai tidak mampu memenuhi syarat perbankan.
Gatot Sutantra Anggota Komisi C DPRD Jatim mengatakan bahwa secara prospek banyak UMKM kita memiliki usaha yang layak untuk di berikan akses pinjaman perbankan secara mudah (feasible), namun faktanya tidak semua UMKM mampu mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut.
Politisi asal Fraksi NasDem Hanura menegaskan padahal KUR di peruntukan kepada masyarakat kecil , termasuk para pelaku usaha mikro,kecil dan menengah.Menurutnya saat ini Bank Jatim masih menilai ada potensi besar administrasi dan kredit bermasalah yang dihadapi bila menyalurkan kredit kepada UMKM , padahal pemerintah memiliki Undang - Undang ( UU) Nomor 1 tahun 2016 tentang Penjaminan.
"Bank Jatim harus bisa Profesional dan memberikan rekomondasi yang layak untuk UMKM serta yang terpenting harus feasible jangan bankable , " Terang Gatot Sutantra , Saat di temui di ruang Fraksi, Kamis ( 17/1 ).
Pria asli surabaya ini membeberkan selain persoalan suport, pembinaan dalam rangkah mengembangkan usaha harus dilakukan dengan bekerjasama dengan dinas yang terkait seperti dinas perdagangan ataupun dinas lainnya yang bisa memfasilitasi.
" Saya melihat Soko Guru ekonomi indonesia bukan hanya koperasi saja tapi pengusaha kecil pun seperti pedagang kaki lima ataupun sejenisnya bisa disebut juga sebagai Guru Ekonomi, " ucapnya.
Pria berawakan garang ini menyampaikan bahwa kebetulan dirinya Sebagai ketua Dewan Penasehat Asosiasi Pedagang Kaki Lima ( APKLI ) Jawa Timur menginginkan ada sinergisitas antara Bank Jatim dengan APKLI mempunyai komitmen memajukan bersama sama agar bisa menjadi nasabah utama bank Jatim dan bisa memberikan support.
"Saya kepingin Bank Jatim menjadi tuan rumah di Jawa Timur , bukan malah bank- bank lain yang memberikan suport untuk UMKM kita. Pokoknya yang terpenting bisa saling memberikan suport , " Tegasnya.
Oleh karena itu komisi C berharap agar Bank Jatim mempermudah memberikan agunan dan yang paling penting jangan terlalu bankeble namun harus feasible.
"Saya yakin pengusaha - pengusaha kecil masih mempunyai moral dan tanggung jawab untuk membayar pinjaman , " Pungkas politisi Hanura ini










